Penjelasan KPU Soal Pembengkakan Anggaran Pilkada

Arga sumantri    •    03 Juni 2015 22:37 WIB
pilkada serentak
Penjelasan KPU Soal Pembengkakan Anggaran Pilkada
Ketua KPU Husni Kamil Manik. (Foto: Metrotvnews.com/Arga Sumantri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Besaran dana Pilkada serentak kali ini nyaris menyentuh angka Rp7 triliun. Angka itu mengalami kenaikan dari dana Pilkada sebelumnya yang hanya berkisar Rp3 trilun.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU, Husni Kamil Manik menilai wajar dana anggaran Pilkada serentak naik. Menurut Husni, efesiensi kebutuhan dana Pilkada serentak belum bisa dimaknai secara menyeluruh lantaran penyelenggaraannya baru melibatkan 269 dari 514 daerah yang ada di Indonesia.

"Kenaikan anggaran adalah sebuah keniscayaan. Efisiensi Pilkada serentak belum bisa disimpulkan karena faktanya hanya sembilan dari 32 provinsi yang menyelenggarakannya," kata Husni, di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu (3/6/2015).

Selanjutnya, kata Husni, indeks penghitungan anggaran mengalami peningkatan, juga lantaran menyesuaikan dengan inflasi. Akibatnya, biaya untuk memenuhi segala kebutuhan Pilkada juga terus meningkat.

Tapi, Husni menolak, jika anggaran penyelenggaraan Pilkada serentak tak beralasan. Pihaknya mengaku penetapan anggaran sudah sesuai prosedur.

"Dalam hal ini, KPU tidak ujug-ujug mengajukan dana. Kesepakatan NPHD dilakukan KPUD dengan Pemda. Mereka yang tahu kebutuhannya," ujar Husni.

Pilkada serentak periode pertama akan dilaksanakan Desember mendatang. Total ada 308 Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada. Data Kemendagri dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) menyebut lebih dari 102 juta orang bakal menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak mendatang.

Seperti diatur Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015, Pilkada serentak akan dilaksanakan dalam beberapa tahap. Tahap pertama pada 9 Desember 2015, tahap kedua pada Februari 2017, selanjutnya tahap ketiga pada Juni 2018, lalu tahap keempat tahun 2020, tahap kelima tahun 2022; dan tahan keenam tahun 2023.

Jika semua tahapan itu berjalan sesuai rencana, KPU menargetkan bakal menggelar Pilkada serentak secara nasional tahun 2027.


(MEL)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

9 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /