Komisi VIII DPR Dukung Penegasan Hukuman Pelecehan Seksual Terhadap Anak

Surya Perkasa    •    03 Juni 2015 23:08 WIB
pelecehan seksual
Komisi VIII DPR Dukung Penegasan Hukuman Pelecehan Seksual Terhadap Anak
Anggota Komisi VIII DPR RI Arzetti Bilbina Setiawan. (Foto: Metrotvnews.com/ Surya Perkasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komnas Perlindungan Anak mengusulkan revisi UU 23 tahun 2002 Perlindungan Anak. Anggota Komisi VIII DPR Arzetti Bilbina Setiawan mendukung poin mempertegas hukuman bagi pelaku pelecehan anak.

"Semakin berat hukuman, supaya ada efek jeranya. Kalau bagi psycho (orang bermasalah mentalnya) kalau tidak diberi hukuman berat, mereka jadi seenak jidatnya. Mereka melampiaskan imajinasi mereka ke anak-anak seenaknya," ujar Arzetti geram, saat ditemui di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2015).

Memang pelecehan kepada anak ini sudah sangat mengkhawatirkan. Anak seringkali menjadi korban pelecehan orang dewasa karena tidak paham apa yang sedang menimpanya. Hal itu banyak ditemuinya saat turun ke daerah.

"Ada anak umur 3 tahun, tiap hari diajak kakeknya main 'kuda-kudaan'. Rahimnya jadi hancur. terpaksa dioperasi. Anak umur 3 tahun kan enggak tahu apa-apa. Mereka menganggap itu kasih sayang kakeknya," cerita Arzetti dengan mengernyitkan dahinya.

Karena alasan itu hukuman kepada pelaku harus diberikan secara keras dan tegas, seperti pelaku Narkoba. Menurut politikus PKB ini, pelecehan anak dapat membuat korban pelecehan trauma dan mempengaruhi masa depannya secara keseluruhan.

Tidak jarang korban yang akhirnya tidak berani menghadapi lawan jenis. Bahkan menolak untuk menikah. "Dia trauma dan tidak mau menikah ketika sudah besar. itu (kejahatan seksual) merusak generasi," kata dia.

Wanita yang pernah menjadi model dan artis ini sangat mendukung hukuman sosial kepada pelaku. Pelaku pelecehan harus dibuat jera dengan mengelolanya ke publik secara blak-blakan. Dia juga menanggapi soal hukuman pemotongan kelamin, atau kebiri, yang diusulkan oleh Komnas Anak.

"Kalau perlu hukum kayak kedondong. Inget enggak sih, kalau dulu mau makan kedondong, dijepit di pintu terus dipecahin," tutur dia gemas.




(MEL)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /