KPK Sering Kalah Praperadilan, Jokowi Janji Tambah Penyidik

Wanda Indana    •    04 Juni 2015 03:57 WIB
praperadilan
KPK Sering Kalah Praperadilan, Jokowi Janji Tambah Penyidik
Anggota Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki (kanan). (Foto: Antara/Prasetyo Utomo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki mengatakan, pemerintah tak dapat ikut campur terkait sering kalahnya KPK dalam praperadilan. Dia menyebut, bentuk dukungan pemerintah sebatas menambah anggaran untuk menambah jumlah penyidik KPK.

"Disampaikan Presiden perkuat kelembagaan KPK, misalnya menambah penyidik, anggaran pemerintahnya untuk KPK diperkuat. Dari segi kelembagaan presiden menyampaikan jumlah penyidik harus kita tambah, sekarang 100 orang kan. artinya ada dukungan finansial ke KPK diperkuat," ujar Teten di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (‎3/6/20215) malam. 
 
Dia membantah ketika ditanya apakah pihaknya tak khawatir KPK sering kalah dalam praperadilan. Dijelaskan Teten, pemerintah tak dapat mengintervensi karena sudah masuk ke ranah hukum.

"Terlalu jauh kalau pemerintah harus ikut campur soal praperadilan," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama,  Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, menegaskan selain memperkuat KPK, Presiden juga berkomitmen membangun sinergitas antar lembaga hukum.

"Komitmen Presiden memperkuat lembaga hukum dalam mencegah korupsi, perkuat Polri, KPK, Kejagung dan membangun sinergi mereka," kata Pratikno.




(MEL)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

14 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /