Bareskrim Panggil Sri Mulyani

Budi Ernanto    •    04 Juni 2015 04:22 WIB
kasus korupsi
Bareskrim Panggil Sri Mulyani
Mantan Director Bank Dunia Sri Mulyani bersaksi dalam persidangan kasus Bank Century dengan terdakwa Budi Mulya beberapa waktu silam. (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dirtipideksus Badan Reserse Kriminal Polri Brigjen Victor Edison Simanjuntak menyatakan pihaknya telah melayangkan surat panggilan pemeriksaan untuk mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Pemanggilan terhadap Sri dilakukan terkait dugaan korupsi penjualan kondensat BP Migas (sekarang SKK Migas) ke PT TPPI yang diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp2 triliun.

Victor mengatakan pemeriksaan terhadap Sri akan dilangsungkan pada Rabu (10/6) mendatang. Namun, Victor belum bisa memastikan apakah Sri akan memenuhi panggilan penyidik.

"Suratnya sudah dititipkan ke Kementerian Keuangan pada Rabu (3/6). Kemudian surat tersebut akan dikirimkan ke New York, Amerika Serikat," jelas Victor, Rabu (3/6/2015).

Sri yang sekarang bertugas sebagai Managing Director Bank Dunia di AS, disebutkan Victor mengetahui adanya penjualan kondensat dari SKK Migas ke PT TPPI yang dilakukan saat Sri menjabat sebagai Menteri Keuangan pada 2009 di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sri sendiri nantinya saat diperiksa hanya merupakan saksi.

"Jangan dibesar-besarkan. Beliau hanya jadi saksi saja," imbuh Victor.

Kepala Bareskrim Budi Waseso mengatakan jika tidak memungkinkan, pemeriksaan akan dilakukan di AS. Nantinya akan ada penyidik yang dikirimkan ke AS. Budi mengatakan penyidik akan menanyakan materi-materi yang berhubungan dengan dokumen yang disita di SKK Migas dan PT TPPI pada awal Mei lalu.

"Dokumen itu jadi bahan pertanyaan untuk semua penanggung jawab saat itu," katanya.

Sejauh ini penyidik telah memanggil 16 saksi. Terdapat tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik. Mereka adalah DH, RP, dan HW. DH merupakan salah satu mantan petinggi di SKK Migas saat dugaan korupsi itu terjadi. Sementara RP adalah mantan Ketua SKK Migas. Kemudian HW ialah Direktur Utama PT TPPI. Dari ketiga tersangka, hanya HW yang belum diperiksa lantaran berada di Singapura dan mengaku sakit.




(MEL)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

7 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /