Sri Mulyani Dipanggil Bareskrim, JK: Tak Berarti Dia Tersangka

Dheri Agriesta    •    05 Juni 2015 00:44 WIB
sri mulyani
Sri Mulyani Dipanggil Bareskrim, JK: Tak Berarti Dia Tersangka
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bareskrim Polri akan meminta keterangan dari Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait pembelian kondensat tanpa lelang terbatas. Wakil Presiden Jusuf Kalla tak mempermasalahkan pemanggilan Sri Mulyani, pemanggilan terhadap seseorang belum tentu membuat orang menjadi tersangka.

JK yang melakukan rapat dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2015) pagi, mengaku tak membicarakan hal ini dengan Kapolri. Menurut dia, Bareskrim Polri hanya ingin meminta beberapa keterangan untuk membuka kasus ini.

"Sebatas ingin tahu tentang kasus, itu sebagai saksi diminta keterangan. Tidak berarti Sri Mulyani itu tersangka, tidak," tegas JK di Kantor Wakil Presiden.

JK menyebut, tak ada salahnya seseorang menjadi saksi dalam sebuah kasus. Keterangan dari saksi dibutuhkan penyidik untuk membuka lembaran dari kasus yang sedang ditangani.

Pria asal Makassar ini pun mengingatkan dirinya hadir dalam pengadilan sebagai saksi beberapa waktu lalu. JK menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi Mantan Bupati Indramayu Irianto MS alias Yance.

"Jangankan dia (Sri Mulyani), saya pun jadi saksi. Wapres pun jadi saksi, pergi ke Bandung saya ke pengadilan. Masa tidak boleh orang jadi saksi," tegas JK.

Diketahui, Sri akan diperiksa terkait penyidikan dugaan korupsi penjualan kondensat yang dilakukan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ke PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Victor Edi Simanjuntak, Sri diduga membuat surat yang menjadi dasar SKK Migas melakukan penunjukan langsung terhadap PT TPPI untuk menjual kondensat milik negara tanpa melalui lelang terbatas.

"Beliau menandatangani surat kan, surat yang ditandatangani itu adalah dasarnya dia (Kepala SKK Migas Raden Priyono dan juga tersangka kasus ini) menunjuk PT TPPI itu," ujar Victor di Mabes Polri.


(ALB)


Alasan Bima Sakti Simpan Andritany
Penyisihan Grup B Piala AFF 2018

Alasan Bima Sakti Simpan Andritany

7 hours Ago

Bima pun angkat bicara soal keputusan menyimpan Andritany. Ia mengambil keputusan tersebut lant…

BERITA LAINNYA
Video /