Mendagri Komentari Ancaman Pembengkakan Anggaran Pilkada 2015

Surya Perkasa    •    05 Juni 2015 08:21 WIB
kpu
Mendagri Komentari Ancaman Pembengkakan Anggaran Pilkada 2015
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kanan) bersama dengan jajaran nya mendengarkan pertanyaan anggota Komisi II DPR pada rapat kerja di Gedung Nusantara, Kompolek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6)--(Foto:MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengomentari ancaman pembengkakan dana Pilkada 2015. Sebab, dewan sudah mulai khawatir anggaran Pilkada akan membengkak seperti anggaran Pileg dan Pilpres 2014.

Dia mengatakan anggaran Pilkada diserahkan kepada KPU dan daerah. Mendagri tidak terlibat langsung dalam teknis pelaksanaan anggaran. Selain itu, anggaran Pilkada wajar saja dapat membengkak dibanding Pilkada sebelumnya. Karena anggaran kampanye juga dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum.

"Dana kampanye calon dianggarkan KPU sehingga wajar jika ada pembengkakan," Kata Tjahjo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Namun dia mengakui pembengkakan anggaran kampanye ini diluar dugaan. Apalagi dengan laporan BPK yang menemukan permasalahan di anggaran hingga Rp325 miliar.

Walau tidak bisa dikatakan sebagai penyimpangan anggaran, namun ada indikasi kerugian negara dalam ketidakpatuhan ini. Karena itu bisa saja Pemerintah dan DPR melakukan evaluasi untuk pemilu berikutnya. Tidak tertutup kemungkinan revisi aturan dilakukan.

"Kalau DPR anggap perlu ada revisi kembali untuk Piltak (Pemilu Serentak) 2027 atau setelah Pileg dan Pilpres 2018, ya bisa saja," ujar politikus PDIP ini.


(ALB)


Alasan Bima Sakti Simpan Andritany
Penyisihan Grup B Piala AFF 2018

Alasan Bima Sakti Simpan Andritany

7 hours Ago

Bima pun angkat bicara soal keputusan menyimpan Andritany. Ia mengambil keputusan tersebut lant…

BERITA LAINNYA
Video /