3 Calon Dirjen Bea Cukai Harus Tetap Dipantau Masyarakat

Wandi Yusuf    •    05 Juni 2015 10:33 WIB
bea dan cukai
3 Calon Dirjen Bea Cukai Harus Tetap Dipantau Masyarakat
Dirjen Bea dan Cukai Agung Kuswandono akan segera digantikan. FOTO: MI/RAMDANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Aktivis Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi mengkritisi kinerja panitia seleksi Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Ia berharap tiga nama yang saat ini sudah diserahkan ke Presiden, tetap dalam kontrol masyarakat.

"Paling tidak memberi kepercayaan kepada publik supaya bisa membantu kontrolnya. Karena persoalan kita itu lemahnya kontrol," ujar Adhie, dalam keterangan persnya, Jumat (5/6/2015).

Kontrol masyarakat, kata dia, harus dilakukan karena masih banyak yang meragukan seleksi yang dilakukan pansel. "Tidak ada (transparansi). Saya saja tidak tahu kriteria menjadi pansel," ujarnya.

Adhie menyamakan kualitas pemilihan Dirjen Bea Cukai setara dengan pemilihan kepala Polri dan Panglima TNI. Jabatannya sangat strategis karena menyangkut keuangan negara di sektor pajak.

Kalau tidak ada transparansi, ia khawatir terjadi penyelewengan, setoran ilegal, hingga suburnya budaya kongkalikong. "Jangan sampai membuka peluang lahirnya koruptor di sektor pajak dan bea cukai," jelas Adhie.

Anggota Komisi XI DPR, Anna Muawanah, mengatakan masyarakat punya hak untuk mengkritisi dan memberi masukan. "Kalau pimpinan baik, itu untuk refleksi perbaikan," tambah politisi PKB itu.

Sebelumnya, Ketua Pansel sekaligus Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan tiga calon dirjen yang lolos sudah mengikuti beberapa tahapan. Mulai dari cek kesehatan, pembuatan makalah, wawancara, hingga penelusuran rekam jejak oleh Badan Intelijen Negara, Komisi Pemberantasan Korupsi, serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Termasuk masukan dari publik.

"Kondisi di Ditjen Bea Cukai mengharuskan jabatan dirjen diisi figur yang mampu, bersih, memiliki leadership, daya dobrak dan terobosan, serta keberanian melawan mafia dan intervensi," ujar dia.

Pekan lalu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan sudah mengantongi tiga nama calon dirjen Bea dan Cukai. Ia mengaku sudah mewawancarai enam dari 26 nama yang sudah diseleksi pansel.

Namun, tiga nama yang nantinya akan diserahkan ke Presiden Joko Widodo itu, masih dirahasiakan. "Sudah ada tiga nama, tunggu saja. Pokoknya disampaikan secepat mungkin (ke Presiden), supaya posisi dirjen pengganti Agung (Kuswandoro) segera terisi," kata Bambang.

Berikut, enam nama yang sudah diwawancarai Menkeu, di mana tiga di antaranya dipastikan lolos:
1. Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta.
2. Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai DJBC, Heru Pambudi.
3. Sekretaris DJBC, Kushari Suprianto.
4. Kepala Kantor DJBC Jawa Barat, Marisi Zainuddin Sihotang.
5. Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Organisasi, Birokrasi, dan Teknologi Informasi, Susiwijono Mugiharso.
6. Analis Kebijakan Utama bidang Keamanan yang juga staf ahli Kapolri, Syafri Adnan Baharuddin.


(AHL)

Pelatih Napoli Sejajarkan Insigne dengan Messi, Neymar dan Ronaldo
Jelang Napoli vs Shakhtar Donetsk

Pelatih Napoli Sejajarkan Insigne dengan Messi, Neymar dan Ronaldo

12 hours Ago

Napoli dijadwalkan bentrok kontra Donetsk untuk memainkan matchday kelima Liga Champions 2017--…

BERITA LAINNYA
Video /