2 Kampus Undar Jombang Masih Rebutan Mahasiswa

Nurul Hidayat    •    06 Juni 2015 18:41 WIB
ijazah palsu
2 Kampus Undar Jombang Masih Rebutan Mahasiswa
Mahasiswa beraktifitas di lingkungan kampus Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Jawa Timur, Senin (1/6). Foto: Antara/Syaiful Arif

Metrotvnews.com, Jombang: Aktivitas di dua kampus Universitas Darul Umum (Undar) Jombang tak nampak beku setelah Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir, mengancam membekukannya.

Bahkan, kedua kampus yang masih bersengketa ini juga masih membuka pendaftaran mahasiswa baru. Akibatnya, para mahasiswa baru yang hendak mendaftar ke sana, kebingungan.

Kondisi ini dialami Ella Rosi Aisatunnikmah dan Ella Rosa Aisatunnikmah. Saudara kembar ini awalnya mendaftar ke Undar yang dikelola Rektor Ibrahim, pada 27 Mei lalu. Mereka dijanjikan mengikuti tes pada Senin, 8 Juni besok.

Hingga hari ini, keduanya tak kunjung mendapatkan kejelasan lokasi tes. Kampus Undar versi Rektor Ibrahim masih tertutup rapat.

"Sudah ada kuitansi daftar senilai Rp200 ribu. Kami dijanjikan ujian tes tulis dan wawancara pada Senin besok. Kok, ya, ruang pendaftaran tutup. Akhirnya, ya, saya dianjurkan untuk daftar di sini," ujar Ella Rosi, ditemui saat mendaftar di Undar versi Rektor Mudjib Mustain, Sabtu (6/6/2015).

Senada dengan saudara kembarnya, Ella Rosa juga terpaksa mendaftar ke Undar versi Rektor Mudjib karena tak kunjung ada kejelasan tes di Undar versi rektor Ibrahim.

"Niatnya sama dengan Rosi, Mas. Akhirnya disarankan ke sini (versi Rektor Mudjib)," jelas Rosa.

Terkait masih berlangsungnya perkuliahan dan pendaftaran mahasiswa baru, Pembantu Rektor IV Undar versi Rektor Mudjib, Muktar Alam, mengakui sudah mendapatkan izin dari Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VII.

"Kami sudah mengajukan pengaktifan kembali ke Kopertis Wilayah VII dan disetujui. Kopertis tinggal mengajukan ke Kemenristek Dikti," kata Muktar beralasan.

Sebelumnya, Menristek Dikti, M Nasir, mengancam membekukan 19 perguruan tinggi di Jawa Timur. Undar terancam dibekukan karena masih terjadi sengketa kepengurusan. Jika sengketa ini tak segera diselesaikan pada Desember nanti, M. Nasir tak segan-segan membekukan kedua kampus terbesar di Jombang itu.
 


(UWA)