Pemerintah Blokir 814 Ribu Situs Negatif

Budi Ernanto    •    06 Juni 2015 19:29 WIB
situs porno
Pemerintah Blokir 814 Ribu Situs Negatif
Situs diblokir. (Foto: Antara/Fanny Octavianus)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sudah memblokir 814 ribu situs sejak tahun 2010. Situs itu dinilai mengandung konten-konten negatif dan berbau radikal.
 
“50% situs yang diblokir berisi konten pornografi, diikuti situs yang jual obat palsu dan judi online. Kebanyakan situs tersebut berasal dari luar negeri. Tapi, dikelola oleh orang Indonesia,” kata Direktur Kementerian e-Business Kemenkominfo, Azhar Hasyim, Sabtu (6/6/2016).
 
Pemblokiran dilakukan berdasarkan permintaan dari masyarakat sejumlah instansi. Seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Hukum dan HAM, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). “Situs konten negatif kami monitor jika merebak di masyarakat. Setelah ada laporan, kami blokir,” kata Azhar.
 
Kemenkominfo punya Forum Penanganan Konten Internet Negatif yang memiliki empat panel. Tiap panel bertugas menilai apakah situs yang dilaporkan memuat unsur pornografi, radikalisme dan terorisme, penipuan dan perjudian, serta pelanggaran hak cipta.
 
Tiap panel terdiri dari pakar dan tokoh masyarakat, serta kementerian atau lembaga terkait yang bisa meminta pemblokiran. Ada pula perwakilan dari organisasi keagamaan.
 
Forum itu sudah bekerja sejak akhir Maret 2015. Untuk konten pornografi, forum tidak perlu rapat tapi langsung memblokir.
 
“Bagi yang merasa dirugikan karena situsnya diblokir, bisa protes. Proses normalisasi atau perilisan kembali situs yang diblokir tercantum juga di Peraturan Menteri Nomor 19 Tahn 2014 tentang Penanganan Konten Negatif,” kata Azhar.
 


(FZN)


Kepolisian Liverpool Dinilai Tidak Becus

Kepolisian Liverpool Dinilai Tidak Becus

2 hours Ago

Pengacara yang mewakili dua ultras Roma tersangka penganiayaan suporter Liverpool menyatakan ke…

BERITA LAINNYA
Video /