Darurat Narkoba, Mensos Khawatirkan Generasi Muda

LB Ciputri Hutabarat    •    06 Juni 2015 21:31 WIB
narkoba
Darurat Narkoba, Mensos Khawatirkan Generasi Muda
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan kepada anak yatim dan masyrakat kurang mampu saat berkunjung ke pesantren Darul Ilmi, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (6/6). (FOTO: ANTARA FOTO/Moch Asim)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa khawatir dengan perkembangan narkoba terhadap generasi muda. Apalagi, kata dia, obat-obatan terlarang itu juga menyasar sampai ke anak-anak dengan latar belakang keluarga religius.

“Pada posisi seperti ini, narkoba sudah sangat mengkhawatirkan dengan pengguna makin muda dan bisa dari keluarga yang Islami,” kata Khofifah saat berkunjung ke Sekolah Islam Shafta Jalan Raya Lontar, Benowo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2015).

Khofifah menjelaskan, narkoba di kalangan remaja punya dampak negatif yang beruntun. Jika sudah candu, kata dia,  seorang remaja mampu melakukan apapun untuk mendapatkan barang haram itu.

“Kondisi ini sangat berbahaya bagi kelangsungan generasi bangsa. Pelajar yang masih polos rela mencuri barang-barang di rumah milik orangtuanya hanya untuk bisa mengonsumsi narkoba dan dipastikan narkoba tidak bisa tingkatkan konsentrasi belajar,” tegas Khofifah.

Dalam kunjungannya ke Surabaya, Khofifah juga percaya masyarakat Jawa Timur punya kesempatan besar untuk mencapai kata sejahtera. Namun untuk mewujudkan hal itu, lanjut dia, setiap generasi muda harus mampu mengimbangi dengan kecerdasan intelektual yang harus dimiliki.

“Dengan modal SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah itu. Saya kira warga di Jawa Timur itu memiliki potensi besar untuk sejahtera. Namun, yang terpenting harus memiliki ilmu pengetahuannya,” pungkas dia.


(OGI)


Video /