Menderita Demam, Messi Absen Latihan

- 27 Februari 2013 19:50 wib
<p><span class=REUTERS/Albert Gea/rj

" />

REUTERS/Albert Gea/rj

Metrotvnews.com, Madrid: Lionel Messi tidak berlatih dengan rekan-rekan setimnya di Barcelona pada Rabu (27/2) pagi, setelah rumahnya didatangi sejumlah dokter klub untuk melakukan perawatan terhadap sakit demam yang dideritanya. Hal ini diumumkan pihak klub.

"Pemain Argentina itu menderita demam dan penyakit umum," demikian bunyi pernyataan di situs resmi Barcelona.

"Dokter-dokter tim pertama telah mengunjungi Messi di rumahnya, di mana mereka memberikan pengobatan yang diperlukan dan merekomendasikan agar dia beristirahat."

Messi bermain penuh selama 909 menit saat Barcelona secara mengejutkan tersingkir di Piala Raja (Copa del Rey) pada Selasa malam, setelah mereka kalah 1-3 di kandang sendiri dari Real Madrid.

Bagaimanapun, pihak klub masih berharap peraih empat kali penghargaan Pemain Terbaik Dunia itu dapat pulih untuk pertandingan lain melawan Real di liga pada Sabtu mendatang.

"Kamis ini tim diliburkan dan mudah-mudahan pemain nomor punggung 10 Barca dapat berlatih pada Jumat sore, yang akan menjadi sesi latihan terakhir sebelum Clasico di liga di Bernabeu," demikian tambahan pernyataan klub.

Messi ambil bagian pada semua pertandingan liga musim ini, ketika Barca membangun keunggulan 16 angka atas Real di persaingan perebutan gelar juara.(Ant/Dni)

()

INGGRIS
SPANYOL
JERMAN
INDONESIA

Mata Najwa: Melawan Arus

02 September 2014 21:09 wib

Mata Najwa: Perbedaan pendapat merupakan hal yang umum terjadi dan dijamin kebebasannya dalam UU negara. Namun ternyata di negara demokratis ini, perbedaan pendapat dan pandangan justru sulit diterima di sejumlah partai politik.  Sejumlah anggota yang memilih untuk melawan arus, harus menghadapi resiko menerima sanksi.  Reformasi dalam partai politik pun seakan tak berbunyi. Sebagai pilar demokrasi, partai politik malah jadi sumber masalah. Kaderisasi tak berjalan, hanya mencari kawan yang sepaham, sementara idealism tak lagi diusung ke depan.   Namun sikap para politikus pun harus ditelaah.  Apakah keberpihakan mereka memang sungguh mengikuti hati nurani, mendengar suara rakyat dan idealisme atau hanya membungkus sikap pragmatis. Mata Najwa mengundang politikus senior Lily Wahid yang pernah membuat gebrakan di PKB. Lily melawan kebijakan partai saat duduk di kursi DPR, menggugat kasus Century dan mengusung hak angket mafia pajak. Serta Yusuf Supendi yang terus mengkritisi ketidak-adilan elit partai yang didirikannya, PKS. Dari jalur politik terkini, hadir pula sebagai narasumber politikus partai Demokrat, Ruhut Sitompul, politikus partai Gerindra, Harris Indra dan politikus partai Golkar, Nusron Wahid. Ketiganya menghadapi situasi yang berbeda-beda, meski sama-sama melawan arus kebijakan partainya dengan mendukung Jokowi. Pengamat politik, Yunarto Wijaya juga hadir untuk memberikan gambaran mengenai kondisi partai politik Indonesia saat ini.  Saksikan selengkapnya hanya di Mata Najwa, Rabu 3 September 2014 pukul 20:05 WIB di Metro TV.