BEI Minta BUMN Bawa Perusahaan Perkebunan untuk IPO

Dian Ihsan Siregar    •    09 Juni 2015 14:47 WIB
pasar modal
BEI Minta BUMN Bawa Perusahaan Perkebunan untuk IPO
Ilustrasi kegiatan di pasar saham Indonesia -- FOTO: Antara/Widodo

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menginginkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa membawa perusahaan perkebunan pelat merah untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di bursa.

Direktur Utama BEI Ito Warsito mengakui, kapitalisasi pasar saham di sektor agrikultur masih minim sebesar tiga persen dari total kapitalisasi saham di BEI. Untuk itu, Kementerian BUMN harus bisa mendorong perusahaan di sektor perkebunan untuk menjalankan IPO.

"Ada 15 perusahaan BUMN di sektor perkebunan, tapi belum ada satu pun yang go public. Total emiten agrikultur juga masih minim, cuma 21 perusahaan dari total emiten yang sudah mencapai 500 lebih," kata Ito, ketika ditemui dalam seminar IAS 41, di Hotel Indonesia Grand Kempinski, Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Kapitalisasi pasar di sektor perkebunan yang masih minim, dia mengakui, secara entitas juga sedikit hanya sebesar 4,2 persen. Jika 15 BUMN di sektor perkebunan melakukan IPO, maka angka tiga persen akan mengalami peningkatan.

"Kapitalisasi pasar yang segitu pun masih dikuasai oleh perusahaan-perusahaan yang besar," tuturnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Industri Strategis Kementerian BUMN Muhamad Zamkhani menambahkan, wacana perusahaan BUMN di sektor perkebunan untuk menjalankan IPO sudah sangat lama, tapi sangat tidak mudah untuk merealisasikannya dengan baik.

"Kita sangat ingin. Kalau izin Menteri BUMN saja belum, prosesnya akan panjang kembali," jelas Zamkhani.


(AHL)

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar
Paris Saint-Germain vs Celtic

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar

12 hours Ago

Neymar berhasil menyarangkan sepasang gol ke gawang Celtic  pada menit ke-9 dan menit ke-2…

BERITA LAINNYA
Video /