Suharno Dipecat, Persegres tanpa Pelatih Hadapi Sriwijaya

- 28 Februari 2013 10:08 wib
<p><span class=Pelatih Persegres, Suharno-ANTARA/M Risyal Hidayat/bo

" />

Pelatih Persegres, Suharno-ANTARA/M Risyal Hidayat/bo

Metrotvnews.com, Gresik: Kesebelasan Persegres Gresik United tanpa pelatih kepala menghadapi tamunya Sriwijaya FC dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) yang akan digelar di Stadion Tridharma, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (1/3).

Media Officer Persegres Adi Sarminto mengatakan manajamen secara resmi memberhentikan pelatih kepala Suharno, Rabu (27/2) petang. Menurutnya, manajemen belum menunjuk pelatih baru pascadipecatnya Suharno.

"Kita akan mengunakan tiga tenaga asisten pelatih yang sebelumnya mendampingi Suharno, yakni Suwandi HS, Khusairi, serta Agus Jamal," katanya di Gresik, Kamis (28/2).

Adi mengakui, diberhentikannya pelatih yang pernah menangani Arema Indonesia itu merupakan keputusan yang sangat sulit bagi manajemen. Meski demikian, keputusan itu harus tetap diambil untuk kemajuan tim.

Apalagi, pemberhentian tersebut merupakan hasil rapat evaluasi antara manajemen dan sejumlah pemain. Adi menambahkan manajemen masih mencari pelatih kepala yang sesuai dengan tipe permainan Persegres.

Suharno dipecat dari jabatan pelatih kepala Persegres karena prestasi tim yang terus merosot ke papan bawah klasemen sementara ISL dalam beberapa pekan terakhir.

"Serta ditambah lagi kekalahan terakhir Persegres ketika melawan Pelita Bandung Raya dengan skor 0-1 di kandang sendiri," cetusnya.

Adi berharap adanya pergantian pelatih membuat prestasi tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Gresik itu akan kembali meningkat dan bisa meraih target juara dalam kompetisi ISL 2012-2013. (Ant/Nav)

()

INGGRIS
SPANYOL
JERMAN
CHAMPIONS

Mata Najwa: Demokrasi Galau (Promo)

17 September 2014 11:37 wib

EPISODE “DEMOKRASI GALAU”, keberhasilan Indonesia menggelar pemilihan kepala daerah secara langsung telah melahirkan sejumlah pemimpin yang berhasil membuat gebrakan. Rakyat pun merasa tak rugi telah memberikan suara dan memilih sosok yang dapat membuat perubahan berarti. Saksikan selengkapnya hanya di Mata Najwa, Live dari gedung DPR, Rabu 17 September 2014 jam 20:05 WIB di Metro TV.