JK Nilai Pengajian Menggunakan Kaset Kurang Syahdu

Dheri Agriesta    •    09 Juni 2015 19:51 WIB
jusuf kalla
JK Nilai Pengajian Menggunakan Kaset Kurang Syahdu
Wapres JK/MTVN/Dheri Agriesta

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat dikritik karena tak terlalu setuju adanya pengajian menggunakan kaset di masjid. Menurut pria yang akrab disapa JK ini, yang menjadi persoalan bukanlah pengajian, namun manfaat dari segi agama.

JK menilai akan lebih baik jika pengajian dilakukan langsung oleh orang dan tidak dilakukan dalam waktu lama. "Jadi bagaimana agama itu dilaksanakan dengan syahdu," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2015).

Sebelumnya, JK meminta pengelola masjid di Indonesia berhenti memutar kaset pengajian. Sebab, kebiasaan ini tak membuahkan pahala bagi pemutarnya, tapi menganggu warga sekitar.

"Permasalahannya yang ngaji cuma kaset dan memang kalau orang ngaji dapat pahala, tetapi kalau kaset yang diputar, dapat pahala tidak? Ini menjadi polusi suara," kata Kalla saat menghadiri pembukaan Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Indonesia di Pondok Pesantren Attauhidiyah, Tegal, Jawa Tengah, Senin 8 Juni.


(OJE)


Kalahkan PSG, Performa Madrid Dinilai Biasa Saja
Leg I Babak 16-Besar Liga Champions 2017--2018

Kalahkan PSG, Performa Madrid Dinilai Biasa Saja

7 hours Ago

Kekalahan PSG dari Madrid ternyata mengejutkan mantan gelandang Barcelona Xavi Hernandez. Pemai…

BERITA LAINNYA
Video /