Boy Thohir: Perusahaan Keluarga Harus Didorong Masuk Bursa

Dian Ihsan Siregar    •    10 Juni 2015 17:02 WIB
pasar modal
Boy Thohir: Perusahaan Keluarga Harus Didorong Masuk Bursa
Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Garibaldi Thohir. FOTO: Antara/ANDIKA WAHYU

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Garibaldi Thohir menyarankan perusahaan keluarga harus mencatatkan sahamnya atau Initial Public Offering (IPO) di bursa. Sebab, dengan masuknya perusahaan keluarga ke bursa akan memiliki aturan yang jelas sebagai perusahaan publik.

"Manajemen perusahaan cenderung tingkatkan kinerja. Perusahaan juga bertanggung jawab kalau masuk bursa. Perusahaan keluarga rentan pecah, satu dua generasi akan bubar, aturannya tidak jelas," ujar Boy sapaan akrabnya, ketika ditemui di Gdung BEI, Jakarta, Rabu (10/6/2015).

Dia mengakui banyaknya perusahaan dengan potensi usaha yang besar seperti lahan pertanian luas atau memiliki tambang batu bara dengan produsi yang besar. Namun, mereka banyak khawatir dengan pajak.

"Pajak bukan zamannya lagi, justru bisa diperoleh jadi anggota bursa (AB) lebih dari itu. Keuntungannya lebih banyak (multiple)," urainya.

Perusahaan publik besar meski sudah berganti direksi masih tetap meraih kinerja yang baik. Untuk itu, perusahaaan keluarga ini harus didorong untuk melantai di bursa.

"Contoh besar Astra Group, sudah ganti kepemilikan beberapa kali direksi, tetap mereka meraih kinerja yang baik," tukasnya.


(AHL)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /