Ada Pertalite, Pencemaran Udara Diyakini Berkurang

Suci Sedya Utami    •    10 Juni 2015 18:23 WIB
pertalite
Ada Pertalite, Pencemaran Udara Diyakini Berkurang
Menko Perekonomian Sofyan Djalil -- FOTO: MTVN/Husen Miftahudin

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan peluncuran produk bahan bakar baru PT Pertamina (Persero) yakni pertalite merupakan kebijakan korporasi.

"Seperti Shell yang menawarkan produk berbeda, Pertamina pun menawarkan produk yang berbeda itu adalah kebijakan korporasi saja yang paling pentingkan," kata Sofyan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2015).

Dia pun memahami peluncuran varian bensin baru ini berdasarkan izin dari Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Hal ini karena Pertamina merupakan perusahaan pelat merah yang 100 persen sahamnya dipunyai Pemerintah, sehingga apapun yang akan dilakukan tentunya dengan sepengetahuan dan restu dari sang pemilik saham.

Namun yang terpenting, kata Sofyan, dengan adanya pertalite pencemaran udara diharapkan akan berkurang, karena kandungan oktan pertalite yang lebih tinggi yakni 91 dibanding premium yang oktannya 88. Artinya dengan kandungan oktan yang lebih tinggi berdampak baik bagi mesin kendaraan.

"Karena angka oktan yang tinggi itu bagus, berarti bagus bagi mesin, bagi lingkungan, pertalite adalah produk komersial yang disampaikan oleh Pertamina dan masyarakat mempunyai pilihan," pungkasnya.


(AHL)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /