ICW: Ada Logika Terbalik dalam Pengajuan Dana Aspirasi

Intan fauzi    •    11 Juni 2015 05:04 WIB
ICW: Ada Logika Terbalik dalam Pengajuan Dana Aspirasi
Peneliti Indonesia Corruption Watch, Donal Fariz---MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: DPR mengusulkan dana aspirasi sebesar Rp 20 miliar per anggota dewan untuk setiap daerah pemilihan. Namun, DPR lebih dulu menentukan besarannya dari pada mekanisme pengajuan dari daerah ke pusat.

"Logikanya terbalik, DPR menentukan besarannya baru mekanismenya. Pertanyaannya sederhana, uang Rp 20 miliar itu mau dialokasikan dari mana?," kata peneliti Indonesia Corruption Watch, Donal Fariz, dalam PrimeTime News Metro TV, Rabu (10/6/2015) malam.

Di samping itu, dana aspirasi diperkirakan akan memakan anggaran yang harusnya dialokasikan ke kementerian atau lembaga lain. "Konsekuensinya, ini akan memakan anggaran kementerian lembaga lain, akan ada shifting budget," tandas Donal.

Dari segala sisi, dana aspirasi dinilai masih banyak kekurangan. Dengan demikian, Pemerintahan Jokowi diharapkan menolak usulan dana aspirasi tersebut.

"Berharap pemerintahan Jokowi menolak dan menginstruksikan kepada Kementerian Keuangan untuk menolak," imbuhnya.
(AZF)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

3 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /