Gelaran IORA Jadi Momentum Bagi Kepemimpinan Indonesia

Fajar Nugraha    •    11 Juni 2015 16:52 WIB
iora
Gelaran IORA Jadi Momentum Bagi Kepemimpinan Indonesia
Kemenlu memaparkan gelaran IORA kepada wartawan (Foto: Fajar Nugraha/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia akan memimpin organisasi Indian Ocean Rim Association (IORA). Gelaran internasional menjadi momentum bagi Indonesia memajukan kerja sama antara negara Samudera Hindia.

Menurut Direktur Kerja Sama Intrakawasan Aspasaf Kementerian Luar Negeri Benyamin Scott Carnadi, Pelaksanaan IORA menjadi penting bagi Indonesia. Ini sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang mencetuskan poros maritim dunia.

Pelaksanaan IORA di Indonesia akan berlangsung di Jakarta dan Padang selama Oktober 2015. Agenda tersebut antara lain, Indian Ocean Rim Business Forum (IORBF) pada 20 Oktober 2015. Sementara pelaksanaan related meetings di Padang akan berlangsung pada 21 hingga 23 Oktober 2015, dengan pertemuan puncak Council of Ministers (COM) pada 23 Oktober.

"Kenapa Kota Padang dipilih. Kota Padang sangat unik,kotanya memang menghadap ke Samudera Hindia. Ketika kita scouting (mencari) kota-kota mana yang potensial, tentunya semua kota-kota yang bergaris pantai Samudera Hindia telah kita inventaris," ujar Ben, di Ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, di Jakarta, Kamis (11/6/2015).

"Namun kesiapan kota Padang kita lihat yang memungkinkan untuk menjadi tuan rumah dari (pertemuan) 20 negara, dari segi logistik dan juga apa yang ditawarkan oleh Kota Padang, butuh kerja sama yang konkret yang melibatkan sektor UKM dan pariwisata, serta sebagainya," lanjutnya.

Ada satu hal yang menarik dari usulan pemerintah Kota Padang. Mereka mengajukan Indian Ocean Local Government Forum, menurut Ben ini sangat menarik dan Kemenlu akan memberikan dukungan.

Selain itu Padang juga memiliki pusat pengembangan perikanan, lebih tepatnya di Bungus sekitar satu jam dari Padang. "Apakah ini bisa menjadi IORA Center for Maritime Cooperation, kita belum tahu," imbuh Ben.

Sementara Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyebutkan alasan lain mengapa Padang menjadi tuan rumah IORA.

"Memang dari awal pemerintahan ini mengatakan bahwa berbagai kegiatan kerja sama internasional harus dirasakan oleh masyarakatnya. Dan itulah yang membuat kepentingan Indonesia di IORA sangat penting dan menjadi perhatian bagi kita," jelas pria yang biasa sebut Tata ini.

Arrmanatha juga menyebutkan IORA memiliki enam prioritas kerja sama. Hal tersebut yang ingin dikaitan dengan Indonesia.

"Enam area itu terkait dengan keamanan maritim, perdagangan dan investasi, manejeman perikanan, manajemen penanggulangan bahaya, kerja sama terkait akademik dan ilmu pengetahuan, alih teknologi dan kerja sama pariwisata dan pertukaran budaya. Area ini diharapkan bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat Indonesia," tegasnya.

Indonesia akan menggantikan Australia sebagai Ketua IORA untuk periode 2015-2017. Mengapa disebut sebagai momentum baik bagi Indonesia? karena pada 2017 IORA akan berusia 20 tahun dan hal ini yang ingin dikedepankan oleh Indonesia melalui visi-visi baru untuk IORA, khususnya dengan kebijakan maritim yang didengungkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Diharapkan, di bawah kepemimpinan Indonesia di lembaga yang didirikan pada 1997 tersebut, forum kerja sama ini akan santer terdengar. Paling tidak bisa mengimbangi forum kerja sama di Selat Malaka atau bahkan Laut China Selatan.
 


(FJR)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /