CEO Twitter Mundur

Ellavie Ichlasa Amalia    •    12 Juni 2015 10:43 WIB
twitter
CEO Twitter Mundur
Dick Costolo memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai CEO Twitter. Justin Sullivan/Getty Images/AFP

Metrotvnews.com: CEO Twitter, Dick Costolo, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri. Pengunduran diri ini akan berlaku per tanggal 1 Juli. Sementara Twitter mencari orang yang tepat untuk menggantikan Costolo, Jack Dorsey, salah satu pendiri Twitter akan menjadi CEO sementara.

Posisi Costolo sebagai CEO Twitter memang telah dipertanyakan selama 6 bulan belakangan. Penyebabnya adalah karena peningkatan jumlah pengguna yang dirasa masih kurang dan harga saham yang tidak kunjung naik. Kedua hal ini membuat para investor ingin agar Costolo digantikan.

"Saya sangat bangga dengan tim yang ada di Twitter dan pencapaian yang telah kami capai selama saya bekerja untuk Twitter selama 6 tahun," kata Costolo. "Kami memiliki orang-orang terbaik yang merupakan pemimpin yang hebat. Kami juga memiliki strategi yang jelas sehingga kami tahu tujuan apa yang harus kami capai. Jack Dorsey adalah orang terbaik untuk memimpin Twitter dalam masa transisi sekarang ini."

Dalam sebuah konferensi pers, Costolo mengakui bahwa dia telah berpikir untuk mengundurkan diri dari Twitter sejak akhir tahun lalu. Pengunduran ini membuat para pekerja Twitter kaget karena mereka mengagumi dan menyukai Costolo sebagai CEO. Salah seorang pegawai Twitter bahkan mengakui bahwa dia menangisi keputusan Costolo untuk mundur.

Pengunduran ini menjadi semakin mengejutkan karena beberapa minggu yang lalu, pada acara Code Conference, Costolo mengatakan bahwa dirinya dan dewan direksi Twitter memiliki visi yang sama mengenai masa depan Twitter. "Dewan direktur dan saya telah mencapai kesepakatan mengenai visi Twitter," kata Costolo ketika itu. "Percayalah. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan."

Inilah pengumuman resmi dari Twitter: "CEO kami, Dick Costolo, akan mengundurkan diri dan kami menyambut CEO sementara, Jack Dorsey, per tanggal 1 Juli."


Dan ini adalah komentar dari Costolo mengenai pengangkatan Dorsey: "Selamat datang kembali, Jack!"



Pada saat yang sama, belakangan telah muncul rumor yang menyebutkan bahwa Twitter akan diakuisisi. Salah satu perusahaan yang paling sering disebutkan berencana untuk membeli Twitter adalah Google. Saat ditanya mengenai hal ini, Costolo tidak memberikan jawaban yang konklusif.

"Kami berkomitmen untuk memaksimalkan harga saham Twitter bagi pemegang saham," katanya. "Dan kami merasa kami tetap dapat melakukan hal ini sebagai sebuah perusahaan independen. Tentu saja, anggota dewan direksi akan tetap mengevaluasi semua tawaran yang masuk. Tetapi saat ini, fokus Twitter adalah untuk meningkatkan harga saham sebagai sebuah perusahaan independen terbuka."

Costolo pertama kali masuk Twitter sebagai Chief Operating Officer. Pada bulan Oktober 2010, dia lalu diangkat menjadi CEO. Dia menggantikan Ev Williams, salah satu pendiri Twitter.

"Kami telah menyiapkan jajaran produk dan program untuk diluncurkan ke pasar. Dan saya sudah tidak sabar untuk merealisasikan strategi kami agar masa transisi ini dapat berjalan lancar selama dewan direksi mencari CEO baru," kata Dorsey.

Selama menjabat, Costolo berhasil membuat Twitter mendapatkan ratusan juta pengguna aktif. Dia juga berhasil menawarkan saham Twitter ke masyarakat. Sayangnya, masyarakat selalu ragu apakah dia akan dapat membuat Twitter mencapai level seperti Facebook, yang memiliki satu milyar pengguna aktif bulanan. Untuk meningkatkan jumlah pengguna aktif Twitter, Costolo telah dua kali mengganti pemegang posisi Head of Product Twitter. Kevin Weil, Head of Product sekarang ini, telah berhasil mempersingkat waktu peluncuran produk baru, yang meningkatkan moral pekerja Twitter.

Pada awal bulan ini, salah satu investor awal Twitter, Chris Sacca, telah membuat satu tulisan panjang di situsnya. Tulisan ini berisi keinginannya untuk mengubah produk Twitter. Meskipun begitu, pada konferensi pers yang diadakan kemarin, Kamis (11/6/2015), Peter Fenton, salah satu anggota dewan direksi Twitter mengatakan bahwa Chris Sacca bukanlah orang yang mendorong Costolo untuk mundur.

Saat ini, Dorsey merupakan CEO Square, perusahaan pembayaran mobile. Apakah Dorsey akan mampu membagi waktunya sebagai CEO Square dan CEO sementara Twitter adalah hal yang patut dipertanyakan. (The Verge)


(ABE)


<i>Real Madrid Jangan hanya Bergantung kepada Ronaldo </i>
Real Madrid 2017--2018

Real Madrid Jangan hanya Bergantung kepada Ronaldo

4 hours Ago

Real Madrid akan bertandang ke markas Bayern Muenchen pada 26 April nanti untuk leg pertama sem…

BERITA LAINNYA
Video /