Driver Go-Jek Ini Pernah Diancam Tukang Ojek Lokal

LB Ciputri Hutabarat    •    12 Juni 2015 11:51 WIB
gojek
<i>Driver</i> Go-Jek Ini Pernah Diancam Tukang Ojek Lokal
Ilustrasi--MI/Ramdani

Metrovnews.com, Jakarta: Berpenghasilan lebih banyak dan gampang mendapatkan penumpang menjadi kelebihan tukang ojek motor di bawah naungan Go-Jek. Namun, para driver Go-Jek, ojek panggilan via online, ini mengaku sempat mendapat ancaman dari tukang ojek lokal.

Faisal Basri, 45, misalnya, mengaku pernah diancam saat sedang menunggu pelanggannya di daerah Karet, Jakarta Selatan. "Pernah sudah janjian sama orang di halte busway karet. Dikira yang lain (tukang ojek setempat) saya mangkal. Padahal, sudah janjian. Jadi saya ditegur enggak boleh di situ," kata Faisal kepada Metrotvnews.com di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2015).

Meski mendapat perlakuan tak enak, warga asal Tegal, Jawa Tengah, itu tak ambil pusing. Sebab, sebelum bergabung dengan Go-Jek dirinya pun pernah merasakan hal serupa. "Ya saya maklum. Sebelumnya saya juga pernah jadi tukang ojek yang mangkal, jadi saya mengerti bagaimana mereka. Tapi alhamdullilah enggak pernah sampai ada yang perlakuan fisik," lanjutnya.

Kini, Faisal sudah tak pernah mangkal di pangkalan ojek seperti biasa. Sebab, ia mengaku banyak pesanan yang dilayaninya sehingga tak ada waktu buat mangkal. "Kita enggak bisa mangkal, soalnya enggak sempat juga. Selalu banyak pesanan. Mau makanan dan dokumen sama-sama banyak. Jadi jalan terus," ungkapnya.


(YDH)

Video /