Usut Korupsi Wisma Atlet, KPK Panggil Karyawan PT DGI

Achmad Zulfikar Fazli    •    12 Juni 2015 11:53 WIB
korupsi wisma atlet
Usut Korupsi Wisma Atlet, KPK Panggil Karyawan PT DGI
KPK. Foto: Panca Syurkani/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: PNS Kemenpora bernama Dani dipanggil KPK. Dia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna Pemprov Sematera Selatan tahun 2010-2011.

Selain Dani, KPK juga memanggil staf operasional proyek PT Nusa Kontruksi Engineering, dulu bernama PT Duta Graha Indah (DGI),  Wawan Karmawan.  

"Iya, mereka akan diperiksa sebagai saksi dari tersangka RA (Rizal Abdullah)," kata Kabag Publikasi dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, di Jakarta, Jumat (12/6/2015).

Dani sebagai PNS dilingkungan Kemenpora diduga memiliki keterangan penting dalam kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet. Sedangkan, pemeriksaan terhadap Wawan dilakukan karena PT Nusa Konstruksi Enginering (Duta Graha Indah), merupakan pemenang tender proyek Wisma Atlet SEA Games XXVI di Palembang. Dalam kasus ini, Wawan diduga mengetahui pengerjaan proyek yang tersangkut kasus korupsi ini.

KPK menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Sumatera Selatan itu, Rizal Abdullah sebagai tersangka sejak 29 September 2014. Rizal saat ini mendekam di Rutan Pomdam Jaya Guntur sejak 12 Maret 2015.

Seperti diketahui, Rizal Abdullah merupakan Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet Jakabaring, Palembang dan Gedung Serbaguna Pemprov Sumatera Selatan tahun 2010-2011. Rizal diduga melakukan mark up atau pengelembungan anggaran dalam proyek tersebut.

KPK menjerat Rizal dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.


(KRI)


Video /