Alasan Keuangan Syariah Bisa Tumbuh Lebih Optimal

Eko Nordiansyah    •    14 Juni 2015 13:16 WIB
industri keuangan
Alasan Keuangan Syariah Bisa Tumbuh Lebih Optimal
Presiden RI Joko Widodo (MI/SUSANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menilai perlu perhatian penuh bagi industri jasa keuangan syariah untuk terus tumbuh. Hal ini menjadi penting, mengingat potensi yang ada saat ini belum dioptimalkan dengan baik.

Presiden Jokowi berpendapat, salah satu faktor yang bisa mendukung perkembangan industri jasa keuangan syariah adalah adanya bonus demografi. Selain itu, pertumbuhan kelas menengah yang memiliki kemampuan menabung yang lebih tinggi, maka dibutuhkan lembaga keuangan yang beragam.

"Ada faktor bonus demografi dan pertumbuhan kelas menengah, butuh jasa keuangan beragam. Dengan kemampuan menabung yang lebih tinggi peluang (keuangan syariah) terbuka lebar," ujarnya, di Parkir Selatan Senayan, Jakarta, Minggu (14/6/2015).

Dirinya menambahkan, industri jasa keuangan syariah juga punya peran strategis dalam pembangunan nasional. "Dengan jumlah nasabah 18 juta rekening, Indonesia merupakan negara dengan lembaga keuangan mikro terbesar di dunia, BMT (Baitul Maal Wat Tamwil atau koperasi simpan pinjam syariah) dan koperasi," lanjutnya.‎

Selain itu, masih kata Presiden Jokowi, Indonesia merupakan penerbit sukuk terbesar serta satu-satunya negara yang menerbitkan sukuk ritel yang bisa menjadi alasan perkembangan industri keuangan syariah memiliki potensi untuk tumbuh di masa-masa yang akan datang.

"Ini harus dikembangkan melalui pengembangan UMKM dan infrastruktur. Kalau bisa dimaksimalkan, bisa jadi pusat perkembangan syariah global. Harus yakin ini. Potensi modal harus dikelola dengan baik, kuncinya masyarakat. Kampanye ini sudah harus dapat dukungan bersama," pungkasnya.



(ABD)


Real Madrid Bawa Kekuatan Penuh ke Markas Muenchen
Jelang Bayern Muenchen vs Real Madrid

Real Madrid Bawa Kekuatan Penuh ke Markas Muenchen

57 minutes Ago

Real Madrid membawa kekuatan penuh ke markas Bayern Muenchen jelang laga leg pertama semifinal …

BERITA LAINNYA
Video /