Pengelola Suramadu: Gratiskan Roda Dua untuk Atasi Kemacetan

Amaluddin    •    14 Juni 2015 21:28 WIB
jembatan suramadu
Pengelola Suramadu: Gratiskan Roda Dua untuk Atasi Kemacetan
Suasana di gerbang Tol Suramadu lajur sepeda motor setelah digratiskan. Foto: Metrotvnews.com/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: PT Jasa Marga selaku pengelola Jembatan Suramadu merasa puas dengan keputusan yang dikeluarkan pemerintah tentang Perubahan Pengoperasian Roda Dua dari Tol menjadi Nontol.

Pasalnya, jika sebelumnya lonjakan antrean pengendara roda dua di tol Suramadu sangat tinggi, kini dengan adanya pembebasan tarif antrean hilang.

"Biasanya pengendara berhenti antara 2-3 detik di loket, tapi setelah ini akan jalan terus tanpa hambatan," ujar Kepala Gerbang Tol Jembatan Suramadu, Suharyono, di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/6/2015).

Menurut Suharyono, jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura tersebut selalu mengalami antrean yang panjangnya hingga lebih dari satu kilometer jika terjadi pada puncaknya arus mudik.

Nah, dengan digratiskannya tarif khususnya roda dua, kata dia, tentu bisa membantu mengurangi kemacetan khususnya jelang arus mudik Lebaran 2015.

Saat disinggung terkait potensi maraknya kriminalitas yang akan terjadi, Suharyono mengaku tetap tak akan mengabaikan keselamatan maupun keamanan warga dan pengendara selama melintas di jambatan Suramadu.

Menurut dia, pembebasan tarif ini tentu berdampak pada perubahan perilaku sehingga diharapkan pengendara lebih hati-hati selama melintas jembatan sepanjang 5,4 kilometer tersebut.

"Kami tetap memasang rambu lalu lintas, tanda peringatan, serta pemberitahuan bagi pengendara yang membutuhkan bantuan. PT Jasa Marga pasti bertanggung jawab terhadap keamanan dan keselamatan pengendara," tukasnya.

Pada Sabtu, 13 Juni, Presiden Joko Widodo mengumumkan secara resmi pembebasan biaya tarif sepeda motor yang biasanya dikenakan Rp3 ribu. Pembebasan tarif bagi pengendara motor di Jembatan Suramadu ini sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 321/KPTS/M/2015 tentang Perubahan Pengoperasian Roda Dua dari Tol menjadi Nontol.

Sementara itu, pantauan Metrotvnews.com di kawasan Jembatan Suramadu sisi Surabaya, dua loket pembayaran tol jambatan Suramadu untuk kendaraan roda dua kosong tak berpenghuni. Para pengguna roda dua pun bebas menerobos Suramadu sebagaimana tulisan dalam spanduk berisi pengumuman digratiskannya pengendara sepeda motor.

Rambu-rambu yang dipasang di depan pintu loket "Jalan Terus". Tak ada satu pun petugas yang berjaga, baik petugas dari PT Jasa Marga maupun dari pihak kepolisian.

Sementara itu, pos PJR (Polisi Jalan Raya) 8 Suramadu Polda Jatim berjarak sekitar 200 meter dari pintu masuk jambatan Suramadu hanya berjaga di pos PJR. Tak ada aktivitas patroli yang dilakukannya. Padahal, pengendara dari arah berlawanan bebas melintas di kiri jalan sebelum masuk jambatan Suramadu.

"Ya, kita berada di pos PJR ini, tapi kita tetap rutin melakukan patroli malam hari. Karena potensi adanya kriminal itu biasanya malam hari di atas pukul 23.00WIB," kata salah satu petugas PJR Jatim 8 Suramadu Polda Jatim, Aiptu Iman.
 


(UWA)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

15 hours Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /