Ancam Go-Jek, Polisi akan Tindak Tegas Ojek Pangkalan

Wanda Indana    •    15 Juni 2015 13:29 WIB
gojek
Ancam Go-Jek, Polisi akan Tindak Tegas Ojek Pangkalan
Pengendara ojek yang tergabung dalam Go-Jek ikut pelatihan. (Foto: MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya akan menindak tukang ojek pangkalan yang sering mengancam pengandara dan penumpang Go-Jek. Tukang ojek pangkalan diminta menahan diri dan lebih kreatif memberikan pelayanan.
 
"Saya minta tukang ojek menahan diri, kami polisi akan melindungi siapa pun dari kekerasan atau pelanggaran hukum. Kalau ada pelanggaran hukum akan kita tindak tegas," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2015).
 
Menurutnya, tukang ojek pangkalan harus lebih kreatif memberikan jasa layanan ojek. Sebab, Go-Jek merupakan hasil kreativitas layanan ojek yang memberikan kemudahan bagi penumpang dalam melakukan aktivitas berpergian tanpa harus menunggu di pangkalan ojek.
 
"Rekan-rekan ojek coba buat inovasi baru agar masyarakat menggunakan jasanya. Kalau ada cara yang lebih memudahkan masyarakat, saya kira tak masalah," imbuhnya.
 
Mantan Kapolda Papua itu juga menerangkan, tukang ojek pangkalan tak usah khawatir dengan keberadaaan Go-Jek. Pangsa pasar ojek pangkalan dengan Go-Jek berbeda.
 
"Sama seperti taksi, ada kelas bawah dan eksekutif, marketnya beda. Saya pikir tidak perlu khawatir, market di Jakarta sangat luas. Penduduk Jakarta ini lebih dari 10 juta, jangan takut kehilangan market. Yang penting adalah pelayanan," katanya.
 


(FZN)