Manfaat Ikut Terapi Untuk Kesehatan Mental

   •    15 Juni 2015 13:41 WIB
kesehatan
Manfaat Ikut Terapi Untuk Kesehatan Mental
Foto: Kelas Terapi / flickr.com

Metrotvnews.com: Banyak orang mengatakan, pergi ke psikolog atau terapi mental berarti masalah kesehatan mental. Sepertinya, kesalahpahaman ini perlu diluruskan.

Terapi tidak hanya untuk masalah mental tetapi juga bisa mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Ada hal-hal yang bermanfaat yang diperoleh orang yang telah melakukan terapi.

Berikut daftar yang akan mematahkan stigma sosial bahwa ada sesuatu yang 'salah' dengan orang-orang yang pergi terapi.

1. Mengurangi stres
Terkadang sulit untuk menyampaikan sesuatu yang membuat resah kepada orang lain. Semua hanya akan tersimpan di kepala dan hati yang akhirnya malah menimbulkan stres.
Setelah berbicara dengan terapis, kehidupan berat yang dijalani akan sedikit berkurang dengan beberapa tips yang didapatkan. Hal ini juga jelas membantu saat berbicara dengan seseorang secara teratur tentang masalah dalam hidup.

2. Belajar komunikasi
Tidak semua orang pandai dalam berkomunikasi yang baik. Terkadang ucapan yang terlontar dapat menyakiti perasaan orang lain. Dengan pergi ke terapis, orang bisa belajar 'terapi bicara', sehingga ia bisa mengendalikan emosi saat berbicara.

3. Tidak sendirian
Dengan pergi ke terapis, orang akan menyadari bahwa bukan ia seorang diri yang punya masalah. Menemui ahli profesional dalam masalah kesehatan mental adalah pilihan yang tepat untuk langkah pertama pada penyembuhan dan mencari jalan keluar problematika yang dihadapi.

5. Terapis adalah tempat 'curhat' yang baik
Kadang-kadang membahas masalah dengan teman atau anggota keluarga dapat merusak hubungan baik. Dampak negatif lainnya, berbagi masalah dengan orang kadang berakhir dengan sakit hati karena komentar orang lain.

Berbagi cerita pada seorang profesional dan belum pernah dikenal sebelumnya bisa menjadi solusi terbaik untuk memecahkan masalah.

Mereka (terapis) akan memberikan nasihat bijak dan saran yang tidak akan membuat kami merasa terbebani. Seorang terapis juga akan memberi masukan saran yang lebih realistis karena tak terlalu terlibat secara emosional.

6. Menjadi lebih baik
Pergi terapi membantu meningkatkan komunikasi dengan orang lain, membantu bagaimana memilih untuk bereaksi dalam situasi tertentu dan mencari tahu apa yang benar-benar yang menjadi tanggung jawab dalam kehidupan sendiri.

Semakin lama ikut terapi atau kelompok-kelompok terapi, sorang akan semakin pandai dalam bereaksi terhadap situasi yang negatif atau rumit.

7. Melupakan masa lalu yang pahit
Kebanyakan orang percaya satu-satunya hal yang dibicarakan dalam sesi terapi adalah masa lalu. Masa lalu memang penting karena banyak sistem kepercayaan kita terbentuk saat tumbuh dewasa dibuat oleh masa lalu.

Ketika berbicara dengan terapis, masa lalu hanya topik utama untuk waktu tertentu. Setelah itu, orang akan menyadari bahwa beberapa kebiasaan buruk mereka secara langsung berhubungan dengan pengalaman masa lalu yang negatif. Saat sadar hal itu saja, orang akan bereaksi lebih baik untuk pilihan yang harus dibuat dan diperjuangkan ke depannya. (Sumarni / lifehack)


(AWP)