Pro dan Kontra Pembangkit Nuklir

Gervin Nathaniel Purba    •    16 Juni 2015 11:08 WIB
nuklir
Pro dan Kontra Pembangkit Nuklir
MENENGOK FASILITAS NUKLIR INDONESIA. Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Rencana pemerintah membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia selalu menjadi perdebatan, baik oleh individu maupun kelompok masyarakat.

Mereka yang kontra menilai Indonesia belum layak memanfaatkan tenaga nuklir sebagai pembangkit listrik. Hal yang dipersoalkan adalah PLTN dianggap sebagai pembangkit listik yang mahal dan berisiko tinggi karena Indonesia berada di wilayah ring of fire.

Selain itu, harus dilihat pula sumber daya manusia Indonesia dari aspek kompetensi dalam penguasaan teknologi, kedisiplinan, dan kemampuan dalam menangani kebencanaan. Meskipun demikian, Badan Tenaga Nuklir (Batan) akan memberikan penjelasan mengenai berbagai macam hal yang dikhawatirkan kelompok antinuklir.

"Batan sebagai lembaga penelitian di bidang nuklir dianggap perlu untuk memberikan penjelasan terhadap berbagai hal yang dipersoalkan," ungkap Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama Kepala Bagian Humas Eko Madi Parmanto kepada wartawan, di Rumah Makan Raden Bahari, Jalan Buncit Raya, Jakarta, Selasa, (16/6/2015).

"Penjelasan ini bertujuan mengedukasi masyarakat terhadap kondisi sumber energi kita dan mencari solusi terbaik agar krisis yang terjadi bisa segera diatasi," katanya.

Kelompok antinuklir berpendapat masih banyak solusi yang dapat dipilih untuk kebutuhan listrik Indonesia. Diantaranya mengoptimalkan penggunaan batu bara, solar cell, angin, arus laut, dan biodiesel.


(AHL)

Llorente Bertekad Bobol Gawang Juventus
Jelang Juventus vs Tottenham Hotspur

Llorente Bertekad Bobol Gawang Juventus

30 minutes Ago

Menurut agen yang juga kakak Llorente, Jesus Llorente, sang pemain bertekad untuk mencetak gol …

BERITA LAINNYA
Video /