Jejak Sperma di Paha Putri Diketahui Pekan Depan

Aedy azeza ulfi    •    17 Juni 2015 17:47 WIB
pembunuhan di ciledug
Jejak Sperma di Paha Putri Diketahui Pekan Depan
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo di TKP pembunuhan Putri, Rabu (17/6/2015).MTVN/Aedy Azeza Ulfi

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian membantah tes deoxyribonucleic acid (DNA) sperma yang menempel di paha Putri Marisa Sakina sudah ke luar. Faktanya, hasil tes baru bisa dilihat pekan depan.

"Belum keluar hasil labnya. Seharusnya tes DNA itu hasilnya bisa dilihat sekitar dua minggu, tapi kami minta dipercepat. Kemarin, kami tunggu sampai jam 12.00 WIB juga belum ke luar," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, Rabu (17/6/2015).

Sutarmo memastikan, tak akan menunda-nunda penuntasan kasus ini. Kalau hasil tes laboratorium sudah ketahui, semua akan dibuka.

"Kami akan kabarkan jika memang sudah ke luar. Tunggu saja saatnya," terang Sutarmo kepada Metrotvnews.com.


Almarhumah Putri Marisa Sakina.MTVN/Istimewa

Putri didapati tak bernyawa dengan luka menganga di bagian leher, Minggu sore 7 Juni. Kuat dugaan, perempuan 13 tahun itu tewas dibunuh. Belakangan diketahui ada bercak sperma menempel di paha perempuan yang dikenal taat beribadah itu.

Adalah Muhammad Rizky alias Buyung, 15, yang kali pertama mendapati jasad Putri. Buyung sebenarnya juga terluka parah, tapi nyawanya masih bisa diselamatkan. Seperti adiknya, leher Buyung juga tersayat.

Tak berlebihan kalau kemudian Buyung disebut sebagai saksi kunci. Keterangan Buyung diyakini bisa mengungkap tabir yang menyelimuti kematian Putri.

Buyung kini dirawat di ruang khusus di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Dia, kepada ibunya, pernah meminta maaf karena tak bisa mencegah tragedi dan menjaga Putri.


Ruangan di mana Buyung dirawat.MTVN/Aedy Azeza Ulfi


(ICH)

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi
Klausul Pembelian Messi

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi

59 minutes Ago

Messi memiliki klausul 300 juta Euro atau jika dirupiahkan menjadi Rp4,7 triliun.…

BERITA LAINNYA
Video /