Denpasar, Harga Daging Ayam Stagnan

Antara    •    18 Juni 2015 12:31 WIB
daging ayam
Denpasar, Harga Daging Ayam Stagnan
Daging ayam (MI/PALCE AMALO)

Metrotvnews.com, Denpasar: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, Bali, memantau pergerakan harga daging ayam broiler dan ayam kampung di sejumlah pasar tradisional di wilayahnya tidak megalami kenaikan harga atau stagnan saat awal bulan suci Ramadan.

"Rata-rata harga daging ayam diempat lokasi di pasar tradisional tidak mengalami lonjakan harga atau stagnan," kata Kepala Disperindag Kota Denpasar, Bali, Wayan Gatra, di Denpasar, Kamis (18/6/2015).

Ia menjelaskan, untuk harga daging ayam broiler di Pasar Badung saat ini harganya Rp32.000, Pasar Agung Rp31.000, Pasar Kreneng Rp30.000, dan Pasar Kerti Rp32.000, yang mana harga sebelum Hari Raya Ramadan rata-rata Rp32.000.

Sedangkan untuk daging ayam kampung di Pasar Badung saat ini harganya Rp48.500, Pasar Kreneng Rp48.750, dan Pasar Kerti Rp50.000, yang mana harga sebelum bulan Ramadan rata-rata Rp49.083. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan distributor daging ayam agar terus mendistribusikan barangnya agar menekan kenaikan harga," ungkap Gatra.

Ia mengakui, apabila terjadi kenaikan harga daging ayam, cenderung disebabkan karena banyaknya permintaan dari konsumen dan kenaikan harga pakan ayam. "Itu sudah hukum pasar. Artinya, kalau suplai barang tidak lancar atau tetap dengan permintaan meningkat pasti akan terjadi kenaikan barang," ujarnya.

Oleh sebab itu, upaya pemerintah untuk mengendalikan lonjakan harga daging ayam itu dengan menyasar agen-agen distributor agar memasok barang lebih banyak ke pasar tradisional. Selain itu, dengan melakukan pemantauan harga disejumlah pasar tradisional di Denpasar agar mendapatkan informasi pergerakan harga barang. 

"Dengan menambah jumlah pasokan dan pendistribusian barang secara lancar, diharapkan dapat menekan lonjakan harga daging ayam tersebut," pungkasnya.


(ABD)