Dylann Roof, Pelaku Utama Penembakan Gereja Charleston

Fajar Nugraha    •    19 Juni 2015 09:26 WIB
penembakan as
Dylann Roof, Pelaku Utama Penembakan Gereja Charleston
Polisi di lokasi kejadian penembakan (Foto: Twitter/Guardian)

Metrotvnews.com, Charleston: Pihak kepolisian Amerika Serikat (AS) berhasil meringkus pelaku penembakan di sebuah gereja di South Carolina. Pelaku diketahui sebagai pemuda kulit putih bernama Dylann Roof.
 
Pihak penyelidik federal AS (FBI) mengidentifikasi tersangka sebagai pemuda berusia 21 tahun yang berasal dari Lexington, South Carolina. Jaksa Agung AS Loretta Lynch mengumumkan penangkapan dari pelaku penembakan yang menewaskan sembilan orang itu.
 
Paman korban, Carson Cowles mengenali foto Roof yang disebar oleh polisi. Cowles menilai Roof sebagai pemuda pendiam dan bersuara lembut.
 
"Ayah Dylann memberinya sebuah pistol berkaliber 45 sebagai hadiah ulang tahunnya yang ke-21 pada April lalu," ujar Cowles, seperti dikutip VOA Indonesia, Jumat (19/6/2015).
 
 
Kepala Polisi Charleston Greg Mullen sebelumnya mengatakan Kamis dini hari (18/6/2015) seorang pria berkulit putih berusia sekitar 21 tahun, memasuki gereja Emanuel African Methodist Episcopal dan melepaskan tembakan di di tengah berlangsungnya misa mingguan.
 
Mullen mengatakan delapan orang tewas di geraja, sementara seorang lainnya meninggal setelah dibawa ke rumah sakit. Pihak berwenang merilis selebaran yang dilengkapi dengan foto-foto pria bersenjata tersebut saat memasuki gereja.
 
Kepala polisi tersebut mengatakan korban terdiri dari enam perempuan dan tiga laki-laki, dan belum ada satupun di antara mereka yang dapat segera diidentifikasi. Namun berbagai laporan media menyebut pendeta gereja tersebut, Clementa Pinckney, yang juga adalah senator negara bagian South Carolina, termasuk di antara korban yang tewas.
 
Mullen mengatakan, mengatakan bahwa penembakan akan diselidiki sebagai kejahatan atas dasar kebencian. Polisi pun sempat terpaksa mengevakuasi lingkungan di sekitar gereja setelah menerima ancaman bom. Ancaman itu kemudian dicabut.
 
Mullen mengatakan, polisi sedang menyelidiki apakah ada keterkaitan antara dua insiden tersebut.



(FJR)

Valverde tak Yakin Fan Barcelona Mencintai Dirinya
Barcelona 2017--2018

Valverde tak Yakin Fan Barcelona Mencintai Dirinya

2 hours Ago

Ernesto Valverde enggan jemawa dengan start positif Barcelona musim ini.…

BERITA LAINNYA
Video /