Disebut Ilegal, Perwakilan Uber Taxi Datangi Ahok

Wanda Indana    •    19 Juni 2015 20:09 WIB
uber
Disebut Ilegal, Perwakilan Uber Taxi Datangi Ahok
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Foto: MTVN.com/Surya Perkasa.

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama menerima perwakilan Uber Taxi. Dikatakan Ahok, mereka mengajukan keberatan karena dilarang beroperasi di Jakarta.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan bahwa Uber Taxi tidak memiliki kantor perwakilan di Indonesia namun mengambil keuntungan dari masyarakat DKI. Apalagi, hasil tarif per perjalanan dibagi 80 persen untuk pemilik mobil dan 20 persen untuk pihak Uber. 

"Mereka komplain sama saya kenapa Uber enggak boleh (operasi). Saya bilang karena Uber tidak buat PT di Indonesia. Anda ngambil 20 persen. Anda kan sosial nebeng orang, kalau begitu namanya nebengers.com. Nebengers nerima duit boleh, tapi kalau sudah nerima duit, Anda bukan nebengers," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2015).

Ahok menegaskan pihak Uber Taxi tidak memiliki kantor perwakilan di Jakarta. Meskipun ada, Uber Taxi harus membayar pajak. Namun, hingga saat ini Ahok belum pernah menerima laporan pembayaran pajak dari Uber.

"Kantor perwakilan mana ada. Kalau punya kantor ya Anda harus bayar pajak dong. Soal pajak, mana? Kalau bayar pajak, masa terima perusahaan dari asing sih? Anda kan bukan PMA (penanaman modal asing). Anda harus buat PT di Indonesia atau cari partner. Itu saya bilang sama dia," kata Ahok.

Suami Veronica Tan itu mengungkapkan dirinya menolak diajak bertemu dengan pejabat penyedia layanan taksi asal Amerika Serikat ini. Kata Ahok, pihak Uber Taxi harus membuat kantor perwakilan di Indonesia.

"Kalau Anda mau sowan dari awal saya mau, kalau mau ketemu saya bikin PT dong. Kalau Ubernya nitip, saya enggak mau ketemu. Kamu masih nyolong duit di rumah saya," tandas Ahok. 

Uber Taxi merupakan layanan taksi yang bisa digunakan warga melalui aplikasi yang diunduh ke ponsel untuk memesan taksi. LSM Indonesian Club juga melaporkan penyedia layanan aplikasi Uber Taxi ke Bareskrim Polri. 

Layanan itu dituding tak memiliki izin frekuensi. Keberadaan Uber Taxi juga dituding melanggar Undang-undang Lalu Lintas dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik.


(DOR)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /