Bang Yos Siap Dicecar soal Kudatuli

M Rodhi Aulia    •    20 Juni 2015 20:01 WIB
bin
Bang Yos Siap Dicecar soal Kudatuli
Calon KaBIN Sutiyoso melambaikan tangan kepada para penerjun pada peringatan HUT Kopassus ke- 56, di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta, Rabu (16/4/2008). Foto: Antara/Prasetyo Utomo.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah pihak menolak pencalonan Letjen Purn TNI Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara lantaran diduga terlibat pelanggaran HAM. Di antaranya peristiwa penyerbuan Kantor DPP PDI yang terletak di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, 27 Juli 1996 lalu.

Pria yang akrab disapa Bang Yos itu dinilai tak mampu menghalau penyerbuan kantor DPP yang dilakukan sejumlah orang tidak dikenal. Padahal, saat itu Bang Yos menjabat sebagai Pangdam Jaya.

Terhadap dugaan terlibat peristiwa yang dikenal sebagai Kudatuli itu, Bang Yos siap menjelaskan secara gamblang di depan DPR saat uji kelayakan dan kepatutan akhir bulan ini.

"Sudah siap semua," tegas Bang Yos di sela-sela buka bersama, di Kantor DPP Partai NasDem,  Jalan RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2015).

Bang Yos mengaku, dirinya sudah siap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan tersebut. Posisi Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) telah diserahkan kepada Isran Noor.

"Sudah saya lepaskan jabatan ketua umum," kata Sutiyoso.

Selain itu, Bang Yos juga telah menyiapkan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN). "Sudah siap semua, sudah lengkap," pungkas dia.

Surat penunjukan Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara dikirim Istana ke DPR pada Selasa 9 Juni. Surat itu akan ditindaklanjuti dalam sidang paripurna dan diteruskan ke Badan Musyawarah. 

Sutiyoso merupakan purnawirawan letjen TNI. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Dia pernah pula menjabat sebagai Panglima Daerah Militer (Pangdam) Jaya, sebelum 'ditarik' menjadi Gubernur DKI Jakarta.



(DRI)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /