On This Day: Gol Tangan Tuhan Maradona Gemparkan Dunia

Achmad Firdaus    •    22 Juni 2015 07:46 WIB
pada hari ini
<i>On This Day:</i> Gol Tangan Tuhan Maradona Gemparkan Dunia
Momen gol tangan Tuhan Diego Maradona di Piala Dunia 1986 (Foto: http://images.performgroup.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dunia sepak bola, khususnya legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona sepertinya tidak akan pernah melupakan tanggal 22 Juni yang jatuh tepat pada hari ini. Sebab, hari ini 29 tahun yang lalu, Maradona menciptakan sejarah kontroversial.

Kejadian kontroversial tersebut terjadi pada ajang prestisius Piala Dunia 1986 di Meksiko. Kala itu, Argentina bertemu dengan Inggris di babak perempat final di Stadion Azteca, Meksiko City.

Sebelum dimulai, laga ini sudah dipanasi dengan isu politik yakni konflik lama antara kedua negara terkait Pulau Falklands atau dikenal dengan "Falklands War" yang sudah berakhir empat tahun sebelumnya (1982).

Pertandingan yang disaksikan 114 ribu lebih pasang mata ini pun berlangsung sengit. Argentina yang diasuh Carlos Bilardo tampil lebih dominan dengan Maradona sebagai motor serangannya. Namun, Inggris bisa mengimbangi dengan penampilan cemerlang Peter Shilton di bawah mistar, sehingga skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Enam menit usai turun minum, Argentina sukses membuka skor lewat Maradona. Gol inilah yang kemudian menjadi kontroversi dan tak mungkin dilupakan dalam sejarah sepak bola. Maradona mencetak gol dengan tangannya yang kemudian tenar dengan sebutan "Gol Tangan Tuhan".

Kejadiannya bermula saat bek Inggris, Steve Hodge salah dalam melakukan sapuan sehingga bola memantul ke depan gawang. Peter Shilton dan Maradona berduel di udara untuk mendapatkan bola. Secara mengejutkan, Maradona yang tingginya hanya 165 cm, berhasil memenangi duel melawan Shilton yang berpostur 185 cm.

Ternyata, saat melompat di udara, Maradona menggunakan tangan kirinya untuk mendorong bola masuk ke gawang dan membuatnya seakan-akan mencetak gol dengan kepalanya.

Shilton yang melihat jelas aksi culas atau cerdik Maradona kemudian melakukan protes. Namun, saat itu teknologinya tidak secanggih sekarang, wasit tidak bisa membuktikan kecurangan Maradona, dan mengesahkan gol tersebut.

Usai pertandingan, Maradona mengomentari gol kontroversialnya itu dengan mengatakan, "Gol itu tercipta dengan sedikit kepala Maradona dan sedikit bantuan dari tangan Tuhan".

Sensasi Maradona tak sampai di situ. Empat menit setelah mencetak gol kontroversial itu, ia mencetak gol kedua yang sangat brilian. Dari tengah lapangan, sendirian Maradona mengecoh lima pemain Inggris dan membobol gawang Shilton untuk kali kedua. Inggris hanya bisa membalas satu gol lewat aksi Gary Lineker pada menit ke-80. Argentina pun menang 2-1.

Gol kedua Maradona itu kemudian dinobatkan sebagai "Goal of the Century" dalam polling yang dilakukan FIFA pada Piala Dunia 2002.

Kegemilangan Maradona berlanjut di babak semifinal di mana ia memborong dua gol kemenangan 2-0 Argentina atas Belgia. Di final, meski tidak mencetak gol, Maradona membantu Tim Tango menaklukkan Jerman Barat 3-2 dan menjadi juara Piala Dunia 1986.

 


(ACF)

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya
Jelang Tottenham vs Juventus

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya

1 day Ago

Striker Tottenham Hotspur, Fernando Llorente, menegaskan tidak akan merayakan jika dia mencetak…

BERITA LAINNYA
Video /