Mantan Wabup Lebak Diperiksa KPK sebagai Tersangka

Yogi Bayu Aji    •    22 Juni 2015 12:34 WIB
suap mk
Mantan Wabup Lebak Diperiksa KPK sebagai Tersangka
Pasangan calon Bupati dan Wakil Amir Hamzah (kiri) dan Kasmin bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Mei tahun lalu--MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Wakil Bupati (Wabup) Amir Hamzah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa dalam kasus dugaan suap dalam sengketa pilkada Lebak, Banten, di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Dia diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Publikasi dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2015).

Amir diperiksa bersama dengan tersangka lainnya: Kasmin. Dia merupakan anggota DPRD Banten periode 2009-2014. "Dia juga diperiksa sebagai tersangka," jelas Priharsa.

Amir dan Kasmin resmi menjadi tersangka di KPK sejak Kamis 25 September 2014. Keduanya sudah beberapa kali diperiksa lembaga antikorupsi namun belum juga ditahan.

Mereka adalah calon pupati dan wakil Bupati Lebak pada Pilkada 2013. Keduanya diduga memberikan suap bersama-sama dengan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan adiknya, Tubagus Chaeri Wardana, kepada Ketua MK yang saat itu dijabat Akil Mochtar.

Amir Hamzah dan Kasmin disangkakan melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


(KRI)