Palestina Enggan Libatkan Hamas dalam Pemerintahan Baru

Willy Haryono    •    22 Juni 2015 14:05 WIB
israel palestina
Palestina Enggan Libatkan Hamas dalam Pemerintahan Baru
Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam pertemuan bersama partai Fatah di Ramallah, Tepi Barat, 16 Juni 2015. AFP / ABBAS MOMANI

Metrotvnews.com, Ramallah: Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan pemerintahan bersatu terbaru sebaiknya tidak melibatkan organisasi Hamas. 

Pernyataan dilontarkan Abbas kepada Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius. Abbas dijadwalkan bertemu komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk mendiskusikan kabinet baru setelah jatuhnya pemerintah Palestina pekan ini terkait perselisihan dengan Hamas. 

Menurut Fabius. Abbas cenderung mengganti sejumlah teknokrat di pemerintahan bersatu dengan kelompok politisi. 

"(Abbas) mengatakan kepada saya pemerintahan bersatu ini nantinya hanya melibatkan wanita dan pria yang mengakui Israel, mengecam kekerasan dan menyepakati prinsip (Mideast) Quartet," tutur Fabius dalam sebuah konferensi pers di Yerusalem usai bertemu Abbas di Ramallah. 

"Kondisi yang diharapkan Abbas tidak melibatkan Hamas," sambung dia, seperti dikutip AFP. 

Hamas dikategorikan organisasi teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat. 



(WIL)


Video /