Perkuat Ekspor, BI: Bahan Jadi Harus Diolah

Eko Nordiansyah    •    22 Juni 2015 15:39 WIB
ekspor
Perkuat Ekspor, BI: Bahan Jadi Harus Diolah
illustrasi, (ANT, M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Turunnya harga komoditas menyebabkan pendapatan ekspor Indonesia juga menurun. Bahkan, harga komoditas yang sebelumnya diperkirakan terkoreksi 11 persen menjadi melorot hingga 14 
persen. Selain tekanan dari anjloknya harga komoditas, ekspor Indonesia yang turun juga dipengaruhi oleh melemahnya perekonomian pasar ekspor Indonesia, khususnya Tiongkok.

"Ini pasti andalan ekspor Indonesia juga akan tertekan. Dan kita juga lihat bahwa ekonomi Tiongkok masih melemah dan ada di kisaran 7,1 persen di 2015 ini," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, usai 
meresmikan Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, di Jakarta Pusat, Senin (22/6/2015).

Agus menambahkan, dalam mengejar pertumbuhan ekonomi, Indonesia harus mengandalkan investasi dalam negeri serta meningkatkan konsumsi pemerintah maupun konsumsi masyarakat. Selain itu, Indonesia juga perlu 
mencari pasar baru. Untuk mempersiapkan eskpor salah satunya adalah dengan mengubah komoditas ekspor dalam bentuk barang jadi yang sudah diolah untuk menciptakan nilai tambah.

"Kalau kita terus mengandalkan sumber daya alam yang melimpah, harga-harganya sangat terpengaruh. Harga yang rendah dan sumber daya alam yang melimpah itu tidak mendorong ekspor Indonesia. Jadi secara strategis 
memang infrastrukur harus diperbaiki, dan mempersiapkan industri dengan nilai tambah," ujarnya. (MTVN/Arif W) 



(ABD)


Kepolisian Liverpool Dinilai Tidak Becus

Kepolisian Liverpool Dinilai Tidak Becus

9 hours Ago

Pengacara yang mewakili dua ultras Roma tersangka penganiayaan suporter Liverpool menyatakan ke…

BERITA LAINNYA
Video /