Cegah Kasus Perkosaan Jalanan, Polda Metro Gencarkan Patroli

Achmad Zulfikar Fazli    •    22 Juni 2015 15:54 WIB
perkosaan
Cegah Kasus Perkosaan Jalanan, Polda Metro Gencarkan Patroli
Irjen Tito Karnavian. Foto: Muhammad Adimaja/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Seorang sopir tembak angkutan umum D01 jurusan Ciputat-Kebayoran DA,21, memerkosa karyawati berinisial NA, 35, Sabtu dini hari. Mencegah terjadinya peristiwa pelecehan tersebut terulang, polisi akan menggencarkan patroli di tingkat Polres dan Polsek di kawasan sepi.

"Itu tentu. Tentu akan dilakukan dan kita perkuat," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian di Monas, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2015).

Ia pun akan melakukan koordinasi dengan Organda agar tidak ada lagi sopir tembak. Untuk kenyamanan penumpang, sopir angkot harus terdaftar dan punya kualifikasi yang jelas.

"Kita akan komunikasikan dengan Organda yang mengatur bagaimana agar menciptakan transportasi yang lebih nyaman. Apakah mungkin pendataannya, kemudian bagaimana mengenai kualifikasi supirnya, seperti itu," kata dia.

Sebelumnya, Polres Jakarta Selatan membekuk pelaku pemerkosaan karyawati swasta berinisial NA, 35, di dalam angkutan umum. Pelaku adalah DA, 21, sopir tembak angkutan umum DO1 jurusan Ciputat-Kebayoran.

Peristiwa terjadi saat korban pulang dari kawasan Gandaria City, menuju kediamannya di kawasan Pasar Rebo, Jumat 19 Juni, sekira pukul 22.30 WIB. Korban NA saat itu menyetop angkot D01 jurusan Ciputat-Kebayoran. Kebetulan, angkot bernomor polisi B 1403 VTX saat itu dalam keadaan kosong. Korban, lalu duduk persis di sebelah sopir (DA).

NA pun sempat curiga dengan sang sopir, karena saat meminta turun, sopir malah memberhentikan kendaraan dengan menghimpitkan pintu korban ke tembok fly over.

Kecurigaan korban makin berlanjut saat angkot yang ditumpanginya balik arah ke kawasan Ranco, Jakarta Selatan. Dalam perjalanan itu, pelaku kemudian mengancam korban dengan pisau dan memaksa agar mau melayani nafsu bejat pelaku.

Sambil mengancam dengan pisau, pelaku DA kemudian membawa NA ke Taman Tanjung yang ada di sekitar Jalan TB Simatupang pada pukul 00.30. Di sana pelaku melancarkan aksi bejatnya.

Sejumlah barang bukti berupa kunci roda, angkot yang digunakan, dan pakaian diamankan polisi. Akibat perbuatan bejatnya, pelaku dikenakan Pasal 285 KUHAP tentang Pemerkosaan, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.


(KRI)


Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or
Timnas Prancis

Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or

11 hours Ago

Meski demikian ia percaya pemenang Ballon d'Or dalam 10 edisi sebelumnya, Lionel Messi dan …

BERITA LAINNYA
Video /