Sopir Perkosa Penumpang, Organda Banten Diminta Tindak Angkot D01

Damar Iradat    •    22 Juni 2015 17:10 WIB
pemerkosaan
Sopir Perkosa Penumpang, Organda Banten Diminta Tindak Angkot D01
Angkot D01 Ciputat-Kebayoran Lama. (Foto: MI/Bary Fatahilah)

Metrotvnews.com, Jakarta: DPD Organda Banten diminta bertindak tegas terkait kasus pemerkosaan yang dilakukan sopir angkot D01 Ciputat-Kebayoran kepada penumpangnya. Organisasi angkutan darat itu harus mengevaluasi keberadaan angkot D01.
 
Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan mengatakan, tindakan sopir angkot D01 merugikan Organda DKI. Ia menilai keberadaan mereka harus dievaluasi.
 
"Banyak kejadian D01 Ciputat-Kebayoran Lama. Pernah kami laporkan dan kandangin. Akan kami laporkan lagi supaya dikandangin lagi," kata Shafruhan kepada wartawan, Senin (22/6/2015).
 
Ia mengungkapkan, angkot D01 merupakan armada Tangerang Selatan yang berada di bawah naungan DPD Organda Banten.  Namun, pihaknya tetap akan mengevaluasi keberadaan angkutan umum yang meresahkan warga itu.
 
"D01 itu punya DPD Organda Banten. Tapi kalau di atas jam 9 malam, ngetemnya di Sudirman. Masyarakat kan enggak tahu. Tahunya itu Organda DKI, padahal  armada Tangerang Selatan. Armada itu perlu evaluasi. Mereka kalau malam suka ngetem di wilayah Jakarta Selatan sampai Pusat," ujarnya.
 
Diberitakan sebelumnya, DA, 21, sopir tembak angkutan umum D01 jurusan Ciputat-Kebayoran memerkosa NA,35, Jumat dini hari kemarin. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini.
 
Sejumlah barang bukti berupa kunci roda, pakaian, dan angkot yang digunakan diamankan polisi. Akibat perbuatan bejatnya, pelaku dikenakan Pasal 285 KUHAP tentang Pemerkosaan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.


(FZN)


Kepolisian Liverpool Dinilai Tidak Becus

Kepolisian Liverpool Dinilai Tidak Becus

9 hours Ago

Pengacara yang mewakili dua ultras Roma tersangka penganiayaan suporter Liverpool menyatakan ke…

BERITA LAINNYA
Video /