Investasi Bidang Pengolahan Ikan Ciptakan Peluang 1.500 Lapangan Kerja

Angga Bratadharma    •    22 Juni 2015 17:45 WIB
investasi
Investasi Bidang Pengolahan Ikan Ciptakan Peluang 1.500 Lapangan Kerja
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani (MI/ARYA MANGGALA)

Metrotvnews.com, Semarang: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyatakan apresiasinya terhadap proses pembangunan atau konstruksi PT Sumber Samudera Indonesia (PT SSI) di Semarang, karena dapat menggerakkan perekonomian setempat.

"Berdasarkan data yang disampaikan oleh pihak perusahaan, mereka akan menyerap 300 tenaga kerja langsung untuk bekerja setelah proses produksi dimulai, serta diperkirakan dapat menyerap 1.200 tenaga kerja tidak langsung," ungkap Franky, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (22/6/2015).

Franku mengatakan, berdasar analisis BKPM, penyerapan tenaga kerja langsung sebuah proyek investasi akan dapat menciptakan lapangan tenaga kerja tidak langsung hingga empat kali lipat. Tentu hal ini merupakan sesuatu yang menggembirakan karena dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

"Ini dapat mendukung upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat dari keberadaan investasi PT SSI, selain dari tenaga kerja adalah penyerapan bahan baku yang akan diambil dari masyarakat lokal," kata Franky.

Menurut data perusahaan, bahan baku yang dibutuhkan untuk proses produksi berupa udang yang diperoleh dari petambak udang setempat sebesar 18 ribu ton per tahun dan ikan tuna yang diperoleh dari nelayan sekitar sebanyak 18.000 ton per tahun.

"Dampak ekonomi juga akan diterima negara melalui penerimaan devisa karena seluruh produk yang dihasilkan PT SSI diperuntukkan untuk ekspor dengan nilai USD12 juta per tahun," tambah Franky.

PT SSI merupakan perusahaan PMA asal Republik Rakyat Tiongkok yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah, dengan bidang usaha industri pengolahan dan pengawetan untuk ikan. Melalui izin prinsip di BKPM pada 2014, PT SSI berencana berinvestasi sebesar USD1,5 juta dengan kapasitas produksi 12.000 ton Surimi.


(ABD)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

1 day Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /