Agung Cium Aroma Kriminalisasi di Audit BPK atas KPU

M Rodhi Aulia    •    22 Juni 2015 21:49 WIB
pilkada serentak
Agung Cium Aroma Kriminalisasi di Audit BPK atas KPU
Ketua Umum Golkar hasil Munas Jakarta Agung Laksono. Foto: Ant/Fanny Octavianus.

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan menemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp334 miliar di tubuh Komisi Pemilihan Umum. Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono, mencium aroma kriminalisasi terhadap KPU atas temuan BPK tersebut.

"Ada aroma politisasi, aroma kriminalisasi dalam pemeriksaan BPK terhadap KPU. Ini ada tekanan. Kami sampaikan kepada KPU, jika berbuat benar, jangan takut," kata Agung dalam sambutan buka puasa bersama di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (22/6/2015).

Aroma politisasi atau kriminalisasi itu dirasakan Agung karena begitu banyak upaya 'penjegalan' menjelang Pilkada serentak 9 Desember tahun ini. Agung merinci upaya demi upaya tersebut, di antaranya wacana revisi UU Pilkada dan peraturan KPU.

Agung menghargai upaya BPK. Namun, temuan yang mencurigakan patut ditilik lebih lanjut. Karena itu tugas dan fungsi sebuah lembaga audit seperti BPK. Akan tetapi, ia menyayangkan momentum temuan tersebut yang berdekatan menjelang pelaksanaan tahap-tahap Pilkada.

"Kenapa baru sekarang sih. Ini seperti ada aroma seperti itu (kriminalisasi dan politisasi," jelas Agung.


(DOR)

Jamu Roma di Stadion Pembawa Sial, Atletico Berharap Keberuntungan
Jelang Atletico Madrid vs AS Roma

Jamu Roma di Stadion Pembawa Sial, Atletico Berharap Keberuntungan

34 minutes Ago

Atletico Madrid wajib memenangi laga lanjutan Liga Champions matchday kelima atas AS Roma di St…

BERITA LAINNYA
Video /