On This Day

2014: Ulah Luis Suarez "Menyantap" Bahu Chiellini

Hilman Haris    •    24 Juni 2015 06:56 WIB
pada hari ini
2014: Ulah Luis Suarez
Chiellini (kanan) kesakitan usai didigit oleh Suarez (JAVIER SORIANO / AFP)

Metrotvnews.com, Natal: Italia kontra Uruguay menjadi pertandingan menentukan pada matchday terakhir Grup D Piala Dunia 2014, 24 Juni, setahun lalu. Ketika itu, kedua tim wajib memenangkan laga untuk lolos ke babak knock-out. 

Namun, bukan hasil pertandingan yang akhirnya menjadi buah bibir dari laga ini. Kisah kemenangan dramatis Uruguay serta kegagalan Italia lolos dari fase grup ternyata masih kalah seru dari aksi 'kanibal' Luis Suarez pada laga tersebut.
 
Ketika itu, bek Italia, Giorgio Chiellini menjadi korban gigitan Suarez. Usai perebutan bola, Suarez tiba-tiba mendorong Chiellini sambil mengigit bahu bek kelahiran 14 Agustus 1984 itu. Uniknya, Suarez luput dari hukuman wasit sehingga tak terusir dari pertandingan.

Namun, nasib baik tidak menaungi Suarez ketika pertandingan berakhir. Usai mempelajari kejadian tersebut dari rekaman video serta keterangan wasit, FIFA memutuskan untuk menghukum Suarez larangan tak boleh terlibat dalam pertandingan sepak bola selama empat bulan dan tak bisa tampil bersama Uruguay di pertandingan resmi sebanyak sembilan laga.

Suarez sepertinya sadar sudah melakukan kesalahan. Setelah dijatuhi hukuman, ia langsung menyampaikan permintaan maaf kepada Chiellini.

"Rekan saya, Giorgio Chiellini, secara fisik tergigit ketika bertabrakan dengan saya," kilah Suarez.

“Saya sungguh menyesal insiden ini terjadi. Saya meminta maaf kepada Giorgio Chiellini dan keluarga besar sepak bola dunia. Saya berjanji tidak akan ada lagi insiden seperti ini," tambah Suarez.

Chiellini sebetulnya bukan korban pertama Suarez. Sebelum itu, Suarez juga pernah "menyantap" gelandang PSV Eindhoven, Otman Bakkal pada November 2010. Pada saat itu, Suarez masih bermain di Eredivisie bersama Ajax Amsterdam.

Bek Chelsea, Branislav Ivanovic menjadi korban kedua Suarez. Tepatnya terjadi saat Suarez memperkuat Liverpool melawan Chelsea, April 2013. Pada insiden itu, Suarez terlihat lebih dulu memegang lengan Ivanovic sebelum melakukan gigitan. FA tentu tak tinggal diam melihat kejadian tersebut. Beberapa hari setelah kejadian, FA akhirnya menjatuhkan hukuman tak boleh tampil membela Liverpool selama 10 pertandingan kepada Suarez.

Kebiasaan Suarez mengigit lawan awalnya diprediksi akan berlanjut ketika ia bermain untuk Barcelona. Namun, sejauh ini anggapan itu belum terbukti. Malah, Suarez menunjukkan perilaku yang normal bersama Barcelona dan mampu tampil apik di lapangan. Tengok catatan yang ia buat pada 2014--2015. Meski melewatkan banyak pertandingan pada awal kompetisi karena harus menjalani skorsing, Suarez tetap mampu mencetak 25 gol dan 24 assist dari 43 tampil bersama Blaugrana di semua ajang.

Bersama Lionel Messi dan Neymar, Suarez juga berhasil menciptakan kombinasi maut di lini depan Blaugrana. Kombinasi itu pula yang berhasil membawa skuat asuhan Luis Enrique tersebut meraih tiga gelar (La Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions) pada 2014--2015. 

 


(HIL)


Video /