Ahok: SOP TransJakarta Ngaco

Wanda Indana    •    24 Juni 2015 10:11 WIB
transjakarta
Ahok: SOP TransJakarta <i>Ngaco</i>
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)--MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui standar operasional prosedur (SOP) angkutan umum bus TransJakarta kacau. SOP masih mengacu pada kontrak yang lama, saat bus TransJakarta pertama kali digagas pada masa Gubernur Sutiyoso.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkapkan, dalam SOP, sopir TransJakarta tidak memiliki sertifikat. Karena itu, banyaknya kecelakaan bus TransJakarta lantaran gaya mengemudi sopir yang ugal-ugalan.

"Pastilah kalau masih pakai kontrak yang lama, sopir enggak bersertifikat dan sebagainya. Saya enggak mau mengulang 10 tahun awal transjakarta," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2015).

Ahok berancana akan mencabut kontrak dengan operator bus TransJakarta bila terjadi tiga kali kecelakaan. Dia juga bakal segera menerapkan sistem rupiah per kilo meter.

"Sekarang tiga kali kecelakaan langsung cabut. Dulu nih SOP kita ngaco. Makanya nanti saya mau ketemu sama kopami, bus kecil-kecil nanti dipakaikan rupiah per km. Kalau keluar masuk sembarangan saya coret," pungkasnya.

Sebelumnya dalam dua hari berturut-turut armada bus TransJakarta mengalami kecelakaan. Senin 22 Juni lalu,
Bus TransJakarta dengan nomor polisi B 7500 IX menabrak delapan motor dan tiga mobil di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Insiden itu mengakibatkan tujuh orang luka-luka. Mereka dibawa ke Rumah Sakit Jakarta Medical Center, Rumah Sakit Medistra, dan Rumah Sakit Tebet.  

Sementara Selasa 23 juni kemarin, seorang pengendara motor tewas lantaran ditabrak Bus TransJakarta di jalur Busway Plumpang arah Arthagading, Jakarta Utara.


(YDH)


Video /