Resmi Gabung, TransJakarta Tak Tanggung Biaya Perawatan Kopaja

Wanda Indana    •    26 Juni 2015 09:40 WIB
transjakarta
Resmi Gabung, TransJakarta Tak Tanggung Biaya Perawatan Kopaja
Kopaja gabung di bawah manajemen TransJakarta. (Foto: Wanda)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Usaha Milik daerah (BUMD) DKI PT Transjakarta tidak akan menanggung biaya perawatan bus Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) yang sudah bergabung di bawah manajemen TransJakarta.
 
Ketua Umum Kopaja Nanang Basuki mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan memberikan subsidi untuk perawatan 300 unit Kopaja yang bergabung ke pemerintah. Biaya perawatan tetap menggunakan anggaran dari Kopaja.
 
"Kami mandiri tanpa bantuan pemerintah, jadi tanpa subsidi," kata Nanang kepada Metrotvnews.com, Jumat (26/6/2015).
 
Ia mengungkapkan, 300 bus Kopaja yang terintegrasi dengan TransJakarta akan diremajakan dengan merubah spesifikasi bus sesuai standar bus TransJakarta. Sementara, 1400 bus Kopaja yang sudah tua akan diganti dengan bus baru.
 
"Secara bertahap ada peremajaan dan diganti dengan bus yang baru. Spesifikasi sama (seperti TransJakarta). Tapi ini lebih lengkap. Bus lama secara bertahap akan hilang," jelasnya.
 
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menargetkan seluruh bus Kopaja sudah menerapkan rupiah per kilometer pada akhir 2016. Sistem pembayaran dengan transaksi elektronik menggunakan kartu khusus seperti e-money.
 
"Kami targetkan semua selesai akhir 2016 akhir. Termasuk tiket, nanti kita akan hitung rupiah per kilometer," kata Ahok, Rabu 24 Juni lalu.


(FZN)

Video /