Bagaimana Netizen Menyambut Ramadan Melalui Twitter?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    26 Juni 2015 11:01 WIB
twitter
Bagaimana Netizen Menyambut Ramadan Melalui Twitter?
Menjelang Ramadan, aktivitas netizen di Twitter juga melonjak.

Metrotvnews.com: Satu minggu telah berlalu sejak bulan puasa dimulai. Dan selama itu pula, Twitter telah diramaikan dengan berbagai konten mengenai Ramadan. Seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di atas, selama satu minggu ini, pembicaraan mengenai Ramadan telah mencapai hingga 12 juta tweet. Dan di antara 12 juta tweet tersebut, inilah beberapa topik yang paling sering dibicarakan:

1. #SebelumPuasa
Dengan tagar ini, para netizen saling bertukar cerita mengenai berbagai hal yang mereka lakukan untuk menyambut Ramadan.

2. 1 Ramadan
Hari pertama bulan puasa, para netizen memanjatkan doa agar hari pertama puasa dapat berjalan dengan lancar.

3. Mohon maaf lahir batin
Sebelum menjalankan ibadah puasa, para netizen meminta maaf pada satu sama lain.

4. Tarawih
Melalui Twitter, para netizen juga saling berbagi cerita mengenai pengalaman salat tarawih mereka pada malam pertama bulan puasa.

5.#GoRamadhan, #SalamRamadhan, dan Happy Fasting
Menjelang bulan puasa, para netizen mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa pada satu sama lain.

6. Hilal
Hilal menjadi penanda dimulainya bulan puasa. Karena itu, menjelang puasa, para netizen menunggu pengumuman dari pemerintah  mengenai kapan bulan puasa dimulai

7. #StokPanganRamadanAman
Tagar ini digunakan untuk membicarakan masalah ketahanan pangan di Indonesia selama bulan puasa. Meski pemerintah telah menjamin keamanan dari ketersediaan makanan, tetapi tetap ada netizen yang khawatir harga sembako akan naik.

8. #YouKnowItsRamadanWhen
Tagar ini digunakan oleh para netizen yang ingin saling berbagi pengalaman khas bulan puasa yang terjadi pada mereka.

Menjelang bulan puasa minggu lalu, orang-orang yang menjadi publik figur turut meramaikan Twitter dengan mengirimkan ucapan selamat menjalankan puasa. Beberapa diantaranya adalah Presiden Joko Widodo, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, Mario Teguh dan Raditya Dika.







(ABE)

Video /