Ada Tembok di Tengah Jalan Raya, Pihak Kelurahan Hanya Bisa Mantau

Ilham wibowo    •    26 Juni 2015 14:07 WIB
blokir jalan
Ada Tembok di Tengah Jalan Raya, Pihak Kelurahan Hanya Bisa Mantau
Tembok di Tengah-Tengah Jalan Raya--Metrotvnews.com/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Bekasi: Dedeh Rusdiah alias Enci, warga RT01 RW07 Kelurahan Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi, nekat memblokir jalan raya. Saat ini pihak kelurahan hanya dapat memantau aksi penutupan fasilitas umum tersebut.

"Saat ini pihak kelurahan hanya bisa ikut terus mantau, jangan sampai terjadi kerusuhan. Saya sempat dengar mau ada demo dari warga sekitar," tutur Petugas Ketertiban Kelurahan Cikarang Kota, Herianto Tewel saat ditemui Metrotvnews.com, Jumat (26/6/2015).

Herianto mengatakan, aksi Enci membuat warga sekitar Pasar Baru Cikarang, kesal. Pasalnya, jalan itu adalah fasilitas umum yang digunakan juga digunakan pengunjung pasar. "Masyarakat resah jalan itu ditutup. Dari dulu jalan kan sudah ada. Masyarakat inginnya langsung dibongkar saja," tuturnya.

Pihak kelurahan mengelak dituduh melempar tanggung jawab atas kasus ini. Herianto mengatakan kasus pemblokiran jalan ini merupakan urusan pribadi akibat sakit hati pemilik lahan yang kiosnya ikut tergusur Satpol PP Kabupaten Bekasi.

"Kita hanya sebatas menengahi. Mudahan-mudahan pemilik lahan bisa mereda emosinya," tutur Herianto.

Pantauan Metrotvnews.com, tak ada pihak yang berusaha merobohkan tembok yang berdiri sejak 16 Juni itu. Sementara pada sisi Barat dan Timur, akses Jalan Pembangunan ditutup. Sejumlah warga yang hendak melewati jalan ini terpaksa memutar melewati gang sempit atau masuk melewati teras Pasar Baru Cikarang, berdesakan dengan pengunjung pasar.

Jalan Pembangunan juga merupakan jalan alternatif yang sering digunakan warga untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas di Jalan Raya RE Martadinata dan Jalan Raya Yos Sudarso, Kabupaten Bekasi.


(YDH)


Video /