Aksi Teror di Prancis

Negara Diserang Teror, Presiden Prancis Pulang dari Pertemuan UE

Fajar Nugraha    •    26 Juni 2015 18:06 WIB
teror di prancis
Negara Diserang Teror, Presiden Prancis Pulang dari Pertemuan UE
Presiden Prancis Francois Hollande (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Paris: Mendengar insiden serangan teror di Grenoble, Prancis, Presiden Francois Hollande menarik diri dari pertemuan Uni Eropa. Hollande kembali ke negaranya.

"Presiden Hollande akan kembali (dari pertemuan Uni Eropa) sore ini (waktu setempat). Dia terus melakukan kontak dengan Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve dan pihak keamanan," pernyataan seorang pejabat Prancis, seperti dikutip France24, Jumat (26/6/2015).

Kejadian pada Jumat (26/6/2015) itu berlangsung di pabrik Air Product di Saint Quentin Favallier, Grenoble. Dua orang melakukan serangan ke pabrik itu, sementara satu orang dilaporkan tewas dengan kondisi kepala terpenggal.

Kedua pelaku diketahui membawa bendera ISIS saat melakukan penyerangan. Suara ledakan juga terdengar dalam kejadian ini.

Namun pihak keamanan berhasil menangkap seorang pria berusia sekitar 30 tahun. Pria tersebut dikenal terus diawasi oleh pihak intelijen Prancis.

Sementara proses penyelidikan saat ini dipegang oleh pihak polisi anti-teror. Hal itu menunjukkan bahwa kejadian ini dianggap sebagai sebuah aksi terorisme dan bukan peristiwa kriminal biasa.

Selain menewaskan satu orang, insiden mengerikan juga menyebabkan beberapa orang lainnya terluka. Sementara Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve dikabarkan sudah tiba di lokasi kejadian.


(FJR)