Penjualan Busana Muslim di Ambon Lesu

Antara    •    26 Juni 2015 18:24 WIB
ramadan 2015
Penjualan Busana Muslim di Ambon Lesu
Omset Penjualan Busana Muslim Turun. MI/Usman Iskandar

Metrotvnews.com, Ambon: Penjualan busana dan perlengkapan sembahyang umat Muslim di Kota Ambon, Maluku masih lesu hingga memasuki minggu kedua bulan puasa.

Pantauan Antara di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Pusat Kota Ambon, Jumat, transaksi di toko-toko yang menjual baju Muslim terlihat sepi.

"Penjualan baju Muslim untuk tahun ini paling parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Mega, salah satu penjual baju Muslim di Ambon Plaza, Jumat (26/6/2015).

Mega menuturkan, kemungkinan besar turunnya penjualan disebabkan oleh Lebaran yang berdekatan dengan tahun ajaran baru, sehingga 

orang lebih tertarik membeli keperluan untuk sekolah anak dibandingkan barang kebutuhan hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah tahun ini.

Kurangnya pembelian juga dirasakan oleh Sam, penjual baju Muslim khusus untuk anak kecil. Menurut Sam, penjualan baju Muslim menjelang hari Lebaran ini tidak memiliki perbedaan dengan pada hari-hari biasa.

"Keuntungan yang saya peroleh sangat standar. Semoga setelah 15 hari puasa dan mendekati Lebaran akan lebih banyak yang membeli," katanya berharap.

Noval, salah seorang penjual Kopiah, mengatakan barang dagangannya pun kurang laku seperti Ramadhan tahun lalu, padahal harga yang ditawarkan relatif sama.

"Harga semuanya masih sama seperti sebelum bulan puasa, masih terjangkaulah. Sayang sekali pembelinya sedikit," ujarnya.

Menurut dia, minat masyarakat membeli kopiah sudah lama turun. "Dibandingkan tahun lalu, penjualan di bulan Ramadan sekarang ini memang sangat minim," katanya.

Fitri pedagang kerudung, yang sudah berjualan di Ambon Plaza sejak 2012 menuturkan mengalami penurunan omzet ketimbang dengan tahun lalu. 

"Hingga puasa hari ini omzet yang saya terima Rp500.000. Tapi kalau dibandingkan penjualan bulan puasa tahun lalu masih kurang," kata dia



(SAW)