Dua Pengecer Daging Babi di Surabaya Jadi Tersangka

Amaluddin    •    27 Juni 2015 16:25 WIB
daging celeng
Dua Pengecer Daging Babi di Surabaya Jadi Tersangka
Foto: Petugas Polrestabes Surabaya menemukan gudang pengepul daging babi alias celeng dari Bekasi di Jalan Penjernihan Nomor 38, Surabaya, Jawa Timur/MTVN_Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Polrestabes Surabaya menetapkan dua dari tujuh orang terperiksa pengedar daging babi berkedok daging sapi impor sebagai tersangka, Sabtu 27 Juni. Dua tersangka berasal dari Surabaya, yaitu Budi dan Eko yang masing-masing sebagai penjual atau pengecer daging di pasar-pasar tradisional di Surabaya, Jawa Timur. Sementara MS, si pengepul daging babi berkedok daging sapi itu hingga saat ini masih berstatus sebagai terperiksa.

"Dari tujuh orang yang kami amankan kemarin, dua sudah kami tetapkan tersangka. Mereka bernama Budi dan Eko, masing-masing sebagai pengecer di pasar Jagir Wonokromo. Sementara MS masih sebagai terperiksa," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Matanette, di Surabaya, Jawa timur, Sabtu (27/6/2015).

Takdir menjelaskan, dua orang tersangka ini membeli daging babi dari si MS. Kemudian daging-daging babi itu dijualnya lagi di pasar dengan harga murah. Artinya, dua tersangka pengecer daging babi tersebut telah dengan sengaja menjual barang haram itu kepada konsumen di pasar.

"Mereka membeli dari pengepul, dan mereka mengetahui daging babi yang akan dijualnya di pasar itu adalah daging babi bukan daging sapi," jelasnya.

Saat ditanya, bagaimana dengan status MS (Musrifin) yang notabennya sebagai pengepul 1,4 ton daging babi berkedok daging sapi itu?. Takdir tak banyak menjelaskan. Menurutnya, pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada MS sebagai terperiksa.

"Ya besoklah, kalau ada perkembangan nanti kami pasti sampaikan, karena saat ini kami masih melakukan pendalaman, pengembangan kepada MS," katanya.

Terungkapnya kasus ini bermula ketika anggota polisi melakukan lidik di pasar-pasar selama bulan ramadhan. Hingga akhirnya diketahui adanya penjual daging yang harganya lebih murah selisih 10 ribu rupiah dibandingan pedagang lainnya. Saat dicek, ternyata daging tersebut berbeda dengan daging sapi. Akhirnya Kepolisian Polrestabes Surabaya berhasil menemukan serta menangkap pengepul daging celeng atau babi di Jalan Penjernihan Nomor 38 Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/15) sore.

Sejumlah alat bukti telah diamankan di Mapolrestabes Surabaya. Diantaranya enam freezer berisi daging. Satu freezer diantaranya berisi daging babi ditemukan di Pasar Jagir Wonokromo Surabaya. Sedangkan dari TKP gudang pengepul di Jalan Penjernihan Nomor 38 Surabaya, polisi menemukan lima freezer berisi daging babi total seberat 500 kilogram.

Dalam kasus ini, tujuh orang berhasil diamankan. Mereka adalah Musrifin (MS), pemilik rumah yang dijadikan gudang daging babi, kemudian inisial T, R, D, A, J dan E. Dua diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Budi dan Eko.


(TTD)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

20 hours Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /