Turis Tiongkok Memilih Jepang dan Korea Selatan

Arif Wicaksono    •    28 Juni 2015 20:57 WIB
pariwisata
Turis Tiongkok Memilih Jepang dan Korea Selatan
Wisata Tembok China ANTARA FOTO,Hermanus Prihatna

Metrotvnews.com, Tokyo: Selama lima tahun terakhir jumlah turis tiongkok ke luar negeri selalu meningkat dari 57,4 juta menjadi 116,6 juta dan ada keyakinan tren ini akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. Namun siapakah yang akan mendapat untung dari fenomena tersebut?

Dilansir dari Nikkei Asian Review, USB mensurvey 2.924 orang berpendapatanan kelas menengah dari 20 kota utama Tiongkok untuk menilai seberapa jauh  perilaku perjalanan turis tiongkok Pada April 2015. Para responden merupakan orang yang berkelana dalam 15 bulan terakhir dan memiliki rencana berpegian dalam setahun ke depan, laporan ini dilakukan pada 15 Juni 2015.

Sebagian besar orang Tiongkok berencana untuk bepergian ke Jepang dan Korea dalam setahun kedepan dan tingkat persentasi Jepang sebanyak 45 persen dan Korea Selatan sebanyak 40 persen. Analis UBS menuturkan gejala MERS hanya memiliki dampak kecil bagi korea selatan tetapi mereka percaya pelemahan yen dan won akan menjadi penyebab banyaknya turis Tiongkok ke kedua negara tersebut.

Selain kedua negara di atas negara lain yang juga menarik Tiongkok adalah Australia dan New Zealand yang semakin popular. Pengunjung dari Tiongkok merupakan tertinggi tertiga dari bandara udara international Sudney dan merupakan yang kedua dari bandara udara Auckland Airport dan diperkirakan akan tersu berkembang.

Hong Kong juga akan menjadi tampat favorit untuk berbelanja namun demikian Hong Kong mendaparkan peringkat yang rendah karena harga barangnya yang tidak jauh berbeda dengan Tiongkok. 51 persen responden mengatakan mereka akan tetap belanja diluar negeri dan sedikit berhemat sementara itu 11 persen mengatakan mereka tidak akan belanja ke luar negeri. Penurunan pajak impor akan membuat tren belanja di Hong Kong semakin surut.

Selain itu Taiwan merupakan tempat ketiga yang dikunjungi Tiongkok untuk urusan bisnis dan rekreasi. Survey tersebut mengindikasikan adanya persaingan diantara negara Asia untuk memperebutkan turis Tiongkok yang kelihatanya dapat meningkatkan traffic perjalanan dan kenaikan okupansi hotel.

Survey tersebut juga menunjukan 60 respondent memilih kegiatan belanja sebagai aktivitas utama, dengan uang yang duigelontorkan mencapai 10.000 yuan hingga 12.000 yuan atau USD1.610 sampai dengan USD1.932 untuk belanja per perjalanan. Keluarga Tiongkok kerap menghabiskan 950 yuan per malam untuk menginan di hotel bintang 4 dan 5.

 


(SAW)

Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018
Undian Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018

Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018

50 minutes Ago

Laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions akan digelar pada 13-14 dan 20-21 Februari 2018.…

BERITA LAINNYA
Video /