Hari Bhayangkara, Momentum Polri Benahi Internal

Tri Kurniawan    •    29 Juni 2015 08:06 WIB
Hari Bhayangkara, Momentum Polri Benahi Internal
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti kunjungan kerja di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Senin 8 Juni 2015. Antara Foto/Maulana Surya

Metrotvnews.com, Ternate: Hari Bhayangkara ke-69 1 Juli 2015 harus dimanfaatkan Polri untuk pembenahan internal. Dengan demikian, Polri diharapkan menjadi institusi penegak hukum yang sesuai harapan bangsa dan masyarakat.

"Pembenahan yang harus dilakukan adalah penegakan hukum dan Polri harus menjamin kepastian hukum dan keadilan serta kesetaraan hukum kepada publik, sehingga hak-hak hukum masyarakat bisa ditegakkan," kata pengamat politik Universitas Khairun Ternate, Nurdin Muhammad di Ternate, Maluku, Senin (29/6/2015).

Nurdin memandang profesionalisme aparat kepolisian saat ini masih jauh dari harapan. Menurut dia, publik menaruh harapan besar kepada Polri dalam hal memberantas korupsi. Hal itu harus diwujudkan untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

"Jika hal tersebut bisa diselesaikan, saya yakin kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin tinggi. Korps ini memiliki tantangan cukup besar dalam menuntaskan semua kasus yang mereka tangani," katanya.

Dia mencontohkan kasus dugaan korupsi dana masjid raya Sanana senilai Rp5,5 miliar. Polda Maluku Utara hanya menetapkan empat orang sebagai tersangka. Sementara, pejabat eksekutif yang diduga terlibat, tidak diperiksa. (Antara)
(TRK)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

1 hour Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /