Sampah Menggunung di Belakang Kantor Dinas Kebersihan Depok

Kisar Rajaguguk    •    29 Juni 2015 16:34 WIB
sampah menumpuk
Sampah Menggunung di Belakang Kantor Dinas Kebersihan Depok
Warga melintas dekat coretan peringatan "Buang Sampah Siap Dibacok Warga, Didenda 1 juta" di Kampung Bedahan, Sawang an , Depok, Jawa Barat. (Foto: MI/Bary)

Metrotvnews.com, Depok: Timbunan sampah di Kali Baru, Kota Depok, mencapai tujuh meter. Malunya, sampah itu menumpuk di belakang kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok di Kampung Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Jalan Raya Bogor.
 
Padahal, Kali Baru baru rampung dinilai dan diverifikasi oleh tim Adipura Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI pada Februari 2015. Namun, setelah penilaian dan verifikasi, tepi kali itu kembali ditimbuni sampah.
 
Parahnya, timbunan sampah di Kali Baru, itu tak hanya di satu titik, tetapi berjejer mulai jembatan Kelurahan Cilangkap hingga Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos.
 
Timbunan sampah kerap terbawa arus air ke hilir Jakarta. Dikhawatirkan berdampak buruk terhadap kesehatan warga dan berpotensi memicu banjir saat musim penghujan.
 
Bau busuk juga tercium di timbunan yang kian pekat menuju muara arus. Kondisi serupa juga terlihat di Kali baru III, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukma Jaya.
 
“Semakin parah dalam dua pekan ini. Volume air menyusut, sehingga sampah sangat terlihat menumpuk dan baunya menyengat,” kata Aranto, 36, warga sekitar Kali baru Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Senin (29/6/2015).
 
Hal serupa dikeluhkan Roi Purwadi, 26. Warga Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis itu mengatakan, Pemkot Depok hanya mengharapkan penghargaan Adipura yang diberikan pusat kepada daerah yang berprestasi dalam bidang kebersihan lingkungan.
 
“Ketika ngejar Adipura, Pemkot Depok sibuk membersihkan gorong-gorong, jalan dan mengangkat sampah dari kali. Wali Kota Nur Mahmudi Ismail sampai ikut bersih-bersih. Sekarang, tidak tampak ada langkah pembersihan,” katanya.
 
Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok, Oka Barmara Soebadah Rahman, mengatakan, pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air yang berwenang dalam pengelolaan Kali baru. “Kami akan petakan untuk menyelesaikan persoalan yang tidak mudah itu. Karena volume sampah di kali tersebut, bisa berton-ton,” ujarnya.


(FZN)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

9 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /